Pembelajaran IPA materi pesawat sederhana, khususnya konsep tuas, dilaksanakan oleh Salsabila Putri, mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada 08 September 2026 di SMP Negeri 1 Pakem, Sleman, Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Praktik Kependidikan yang melibatkan mahasiswa UNY dan peserta didik sebagai sasaran kegiatan pembelajaran. Pembelajaran memanfaatkan teknologi digital berupa simulasi interaktif PhET Balancing Act untuk membantu peserta didik memahami konsep tuas secara lebih menarik dan kontekstual. Kegiatan tersebut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4 tentang Pendidikan Bermutu (Quality Education) melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi dalam proses pembelajaran untuk menciptakan pengalaman belajar yang aktif dan bermakna.
Kegiatan pembelajaran bertujuan membantu peserta didik memahami pengertian tuas, bagian-bagian tuas, prinsip kerja, serta kondisi keseimbangan pada tuas. Proses pembelajaran diawali dengan pengenalan konsep tuas melalui contoh benda yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti gunting, tang, pembuka tutup botol, dan jungkat-jungkit. Selanjutnya, memperkenalkan simulasi PhET Balancing Act dan mengarahkan peserta didik untuk melakukan eksplorasi secara berkelompok. Peserta didik mencoba mengatur massa dan jarak benda terhadap titik tumpu, kemudian mengamati kondisi tuas ketika seimbang maupun tidak seimbang. Hasil pengamatan dicatat pada lembar kerja peserta didik dan didiskusikan bersama kelompok. Mahasiswa berperan sebagai fasilitator dengan memberikan arahan, pendampingan, dan penguatan terhadap konsep yang ditemukan peserta didik selama kegiatan berlangsung.
Pemanfaatan PhET Balancing Act memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif karena peserta didik dapat mengamati dan mencoba secara langsung melalui simulasi. Kegiatan ini membantu peserta didik menghubungkan konsep yang dipelajari dengan fenomena yang dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Selain mendukung pemahaman materi tuas, kegiatan juga memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan kemampuan mengamati, berdiskusi, bekerja sama, menganalisis hasil percobaan, dan memanfaatkan teknologi secara positif. Kegiatan ini menjadi pengalaman dalam menerapkan pembelajaran berbasis teknologi sekaligus memberikan kontribusi terhadap pengembangan inovasi pembelajaran di sekolah. Pemanfaatan media digital dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap SDG 4, terutama dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan berkualitas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta didik dapat semakin memahami konsep IPA melalui pengalaman belajar yang aktif dan tidak hanya bergantung pada penjelasan secara teoritis. Pemanfaatan simulasi PhET Balancing Act juga diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif media pembelajaran yang dapat digunakan untuk membantu memvisualisasikan konsep-konsep IPA yang sulit diamati secara langsung. Ke depannya, kolaborasi antara mahasiswa UNY dan SMP Negeri 1 Pakem diharapkan dapat terus memberikan pengalaman pembelajaran yang inovatif serta mendorong pemanfaatan teknologi secara positif dalam mendukung terciptanya pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan. (Salsabila)
Pembelajaran Konsep Tuas Berbasis PhET Balancing Act Bersama Peserta Didik SMP Negeri 1 Pakem
Berita Lain
Post date:
Post date:
Post date:
Post date:
Post date: