Pada September 2026, siswa kelas X SMA Negeri 1 Prambanan Sleman mengikuti kegiatan pembelajaran sistem periodik unsur menggunakan Periodic Table Learning Kit. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Dewita Ariantika, mahasiswa Praktik Kependidikan Program Studi Pendidikan Kimia FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta. Media pembelajaran tersebut dirancang untuk membantu siswa memahami hubungan antara konfigurasi elektron dan letak unsur melalui aktivitas yang konkret dan kolaboratif. Kegiatan ini juga mendukung Sustainable Development Goals, khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.
Pembelajaran diawali dengan pertanyaan pemantik mengenai dasar penyusunan tabel periodik. Selanjutnya, siswa bekerja secara berkelompok di area gazebo sekolah dengan menggunakan kartu unsur, potongan puzzle, papan periodik, dan lembar kerja. Setiap kelompok menyusun unsur berdasarkan nomor atom, konfigurasi elektron, golongan, periode, serta bloknya. Setelah susunan terbentuk, siswa mendiskusikan hubungan antara jumlah kulit elektron, elektron valensi, dan posisi unsur. Kegiatan dilanjutkan dengan tantangan untuk mengenali unsur berdasarkan beberapa petunjuk. Setiap jawaban harus disertai alasan ilmiah agar siswa tidak hanya menghafal simbol, tetapi juga memahami pola yang membentuk tabel periodik.
Selama kegiatan berlangsung, siswa terlibat aktif dalam pembagian tugas, penyusunan kartu, diskusi, dan pemeriksaan jawaban bersama. Media yang dapat disentuh dan dipindahkan membantu konsep konfigurasi elektron dan letak unsur menjadi lebih mudah diamati. Ketika menemukan susunan yang belum tepat, siswa diarahkan untuk membaca kembali informasi pada kartu dan memperbaiki alasannya. Proses ini melatih siswa untuk berkomunikasi, menyampaikan pendapat, bekerja sama, serta bertanggung jawab terhadap hasil kelompok. Antusiasme siswa juga terlihat ketika mereka menunjukkan kartu unsur yang berhasil dikenali setelah menyelesaikan aktivitas.
Kontribusi terhadap SDG 4 diwujudkan melalui pembelajaran yang partisipatif dan berorientasi pada pemahaman konsep. Dukungan terhadap SDG 9 tercermin dalam pengembangan media pembelajaran sederhana yang inovatif, dapat digunakan berulang kali, serta tidak bergantung pada perangkat digital. Kartu dan puzzle dapat disimpan sebagai perangkat pembelajaran kimia untuk mendukung kegiatan kelas berikutnya. Melalui Periodic Table Learning Kit, kegiatan Praktik Kependidikan tidak hanya menjadi sarana latihan mengajar bagi mahasiswa, tetapi juga menghasilkan media yang dapat memperkaya pengalaman belajar peserta didik di SMA Negeri 1 Prambanan Sleman.