SLEMAN – Kegiatan praktikum simulasi penyaringan darah oleh ginjal dilaksanakan pada hari Selasa, 8 September 2026, pukul 08.35 – 10.55 WIB, bertempat di laboratorium IPA SMP Negeri 2 Ngemplak. Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik kelas VIII C dan VIII D dalam pembelajaran IPA pada materi sistem ekskresi. Praktikum dilaksanakan sebagai bentuk pembelajaran yang memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik dalam memahami proses penyaringan darah oleh ginjal. Kegiatan ini juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4, yaitu Pendidikan Bermutu, melalui pembelajaran yang aktif, bermakna, dan dapat meningkatkan keterampilan peserta didik.
Praktikum bertujuan agar peserta didik mampu menganalisis proses penyaringan darah oleh ginjal melalui hasil simulasi penyaringan dengan benar. Proses pembelajaran dilaksanakan menggunakan model Discovery Learning, mulai dari pemberian rangsangan, identifikasi masalah, pengumpulan data, pengolahan data, pembuktian, hingga penarikan kesimpulan. Pembelajaran diawali dengan pertanyaan pemantik untuk menggali pemahaman awal peserta didik mengenai fungsi sistem ekskresi dan proses pembentukan urine. Selanjutnya, peserta didik dibagi menjadi delapan kelompok untuk merumuskan hipotesis, menyiapkan alat dan bahan, melakukan simulasi penyaringan darah oleh ginjal, mengamati hasil percobaan, serta mendiskusikan hasilnya bersama kelompok.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta didik menjadi lebih memahami proses penyaringan darah oleh ginjal melalui pengalaman melakukan simulasi secara langsung. Kegiatan praktikum juga membantu peserta didik menghubungkan konsep sistem ekskresi yang dipelajari dengan proses yang terjadi dalam tubuh manusia. Selain meningkatkan pemahaman konsep, kegiatan ini melatih kemampuan berpikir kritis dan sistematis melalui kegiatan mengamati, menganalisis hasil percobaan, berdiskusi, dan menarik kesimpulan berdasarkan bukti. Kegiatan tersebut berkontribusi terhadap SDGs tujuan ke-4 karena mendukung peningkatan kualitas pembelajaran melalui kegiatan praktis yang mendorong keterlibatan aktif dan pengembangan keterampilan peserta didik.Melalui praktikum ini, peserta didik diharapkan dapat menerapkan pemahaman mengenai fungsi dan proses penyaringan darah oleh ginjal dalam kehidupan sehari-hari. Pengalaman praktis yang diperoleh juga diharapkan dapat meningkatkan ketelitian, kerja sama, kemampuan menganalisis, dan keterampilan peserta didik dalam menyelesaikan permasalahan ilmiah. Kegiatan pembelajaran serupa dapat dikembangkan dengan menggunakan berbagai model atau media praktikum yang sederhana dan sesuai dengan materi IPA. Dengan demikian, pembelajaran IPA tidak hanya berfokus pada pemahaman konsep, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang aktif, bermakna, dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. (Nadyana)