Pembelajaran Biologi materi anabolisme fotosintesis dilaksanakan oleh Angelina Fitri Wulansari, mahasiswa Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Negeri Yogyakarta, pada 10 Agustus 2026 di kelas XII D SMA Negeri 1 Klaten. Kegiatan ini merupakan bagian dari Praktik Kependidikan Universitas Negeri Yogyakarta dengan melibatkan peserta didik kelas XII D sebagai sasaran pembelajaran. Pembelajaran menggunakan model Discovery Learning melalui eksperimen Uji Sachs dan Uji Ingenhousz.
Model pembelajaran tersebut memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menemukan dan memahami konsep fotosintesis berdasarkan hasil pengamatan dan percobaan secara langsung. Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4, yaitu Quality Education, melalui penerapan pembelajaran aktif, berbasis pengalaman, serta mendorong pengembangan keterampilan ilmiah peserta didik.
Angelina mengatakan, pembelajaran dilaksanakan dengan mengarahkan peserta didik untuk mengamati fenomena fotosintesis, mengidentifikasi permasalahan, mengumpulkan data melalui kegiatan eksperimen, mengolah hasil pengamatan, serta menarik kesimpulan. Pada Uji Sachs, peserta didik mengamati bagian daun yang mendapatkan cahaya dan bagian daun yang ditutup menggunakan aluminium foil. Setelah dilakukan perlakuan dan pemberian larutan Lugol, peserta didik mengamati perubahan warna daun untuk membuktikan keberadaan amilum sebagai hasil fotosintesis sekaligus mengetahui peran cahaya dalam proses tersebut.
Sementara itu, pada Uji Ingenhousz, peserta didik melakukan percobaan menggunakan Hydrilla verticillata dengan beberapa perlakuan, yaitu perbedaan suhu, intensitas cahaya, dan penambahan larutan NaHCO₃. Jumlah gelembung gas yang dihasilkan diamati dan dihitung sebagai dasar untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi laju fotosintesis.
“Penerapan model Discovery Learning membuat peserta didik terlibat aktif dalam proses pembelajaran melalui tahapan pengamatan, pengumpulan data, pengolahan data, pembuktian, dan penarikan kesimpulan. Peserta didik tidak hanya menerima informasi mengenai proses dan hasil fotosintesis, tetapi juga memperoleh bukti secara langsung melalui perubahan warna daun pada Uji Sachs dan jumlah gelembung oksigen pada Uji Ingenhousz. Kegiatan tersebut memberikan manfaat dalam mengembangkan keterampilan mengamati, mengolah data, berpikir kritis, bekerja sama, dan mengomunikasikan hasil percobaan. Dengan demikian, kegiatan pembelajaran ini berkontribusi terhadap pencapaian SDGs 4 melalui peningkatan kualitas pengalaman belajar serta pengembangan keterampilan peserta didik”, jelasnya.
Angelina mengharapakan, melalui pembelajaran berbasis Discovery Learning dan kegiatan eksperimen, peserta didik mampu memahami konsep fotosintesis berdasarkan proses penemuan dan bukti ilmiah yang diperoleh secara langsung. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk pembelajaran Biologi yang aktif, kontekstual, dan bermakna serta terus dikembangkan dalam kegiatan pembelajaran berikutnya. (lina)