Kulon Progo, DIY — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Yogyakarta melaksanakan program kerja individu berjudul “Penguatan Literasi Numerasi dan Sains melalui Pendampingan Matematika dan Fisika Dasar bagi Siswa SMP dan SMA” di Dusun Dondong, Bendungan, Wates, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkala selama periode Juli hingga September dengan mahasiswa KKN berperan sebagai tentor atau pendamping belajar. Program tersebut menyasar anak-anak dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TKA, SD, SMP, hingga SMA, dengan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan berkisar antara 15–20 siswa.
Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk membantu siswa yang masih mengalami kesulitan dalam memahami materi pembelajaran, khususnya pada bidang numerasi dan sains. Kesulitan yang ditemui tidak hanya berkaitan dengan pemahaman konsep, tetapi juga dalam menyelesaikan soal secara sistematis dan menemukan strategi penyelesaian yang lebih mudah. Oleh karena itu, pendampingan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu pemberian materi, diskusi, sesi tanya jawab, serta latihan soal yang disesuaikan dengan jenjang dan kemampuan siswa. Melalui suasana belajar yang lebih interaktif, siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan kesulitan yang dihadapi dan memperoleh penjelasan secara lebih mendalam.
Pelaksanaan kegiatan memperoleh respons positif dari para peserta. Pendampingan membantu siswa memahami materi yang sebelumnya dianggap sulit serta meningkatkan kemampuan mereka dalam menyelesaikan latihan soal. Perkembangan pemahaman siswa juga tercermin dari hasil belajar yang semakin baik, hingga memperoleh apresiasi dari orang tua peserta. Salah satu peserta, Olive, siswa kelas 6, mengungkapkan bahwa pendampingan yang diberikan membantunya memahami materi dengan lebih mudah. “Cara penjelasan Miss sangat detail. Ada cara-cara pemecahan soal yang lebih mudah dan sebelumnya belum diajarkan di sekolah. Modul dan catatan yang diberikan Miss juga sangat membantu saya dalam belajar,” ungkap Olive. Sebagai bentuk keberlanjutan program, setelah periode pendampingan berakhir, siswa akan tetap mendapatkan catatan dan modul ajar yang disesuaikan dengan jenjang kelas serta materi pembelajaran masing-masing. Bahan ajar tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai sumber belajar mandiri untuk mengulang materi, memahami kembali konsep yang telah dipelajari, dan berlatih menyelesaikan soal.
Mahasiswa KKN UNY Perkuat Literasi Numerasi dan Sains melalui Pendampingan Matematika dan Fisika Dasar
Berita Lain
Post date:
Post date:
Post date: