Yogyakarta, 8 September 2026 — Anggres Wulandari, mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika, Universitas Negeri Yogyakarta, melaksanakan kegiatan Praktik Kependidikan (PK) berupa pembelajaran Fisika materi Hukum I Newton pada Selasa, 8 September 2026 di kelas XI.5 SMA Negeri 3 Yogyakarta yang diikuti oleh 36 siswa. Kegiatan pembelajaran menggunakan model Discovery Learning untuk memberikan pengalaman belajar yang aktif dan bermakna bagi peserta didik. Melalui kegiatan ini, peserta didik diajak menemukan konsep Hukum I Newton berdasarkan fenomena yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kegiatan tersebut turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas.
Pembelajaran diawali dengan pemberian fenomena berupa video bus yang mengerem secara mendadak. Peserta didik mengamati fenomena tersebut dan menjawab pertanyaan mengenai alasan penumpang terdorong ke depan ketika bus direm secara tiba-tiba. Selanjutnya, peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok dan diberikan LKPD Hukum I Newton. Setiap kelompok melakukan penyelidikan sederhana menggunakan botol, kertas, dan meja dengan membandingkan kondisi ketika kertas ditarik secara perlahan dan ketika kertas ditarik secara cepat. Peserta didik kemudian mencatat hasil pengamatan dan menganalisisnya melalui pertanyaan yang tersedia pada LKPD.
Setelah melakukan percobaan, peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk menghubungkan hasil pengamatan dengan konsep Hukum I Newton dan fenomena bus yang mengerem mendadak. Beberapa kelompok kemudian menyampaikan hasil pengamatan dan analisis di depan kelas, sementara kelompok lain diberikan kesempatan untuk memberikan tanggapan. Melalui proses tersebut, peserta didik diarahkan untuk memahami bahwa benda cenderung mempertahankan keadaan geraknya atau mengalami kelembaman (inersia).
Pelaksanaan pembelajaran mendapat respons positif dari peserta didik. Peserta didik terlihat lebih antusias dan bersemangat ketika terlibat langsung dalam kegiatan percobaan, diskusi, dan presentasi. Kegiatan tersebut juga membantu peserta didik menyadari bahwa penerapan Hukum I Newton dapat ditemukan dengan mudah dalam kehidupan sehari-hari, seperti pada fenomena penumpang yang terdorong ke depan ketika kendaraan direm secara mendadak. Hal ini sejalan dengan tujuan pembelajaran dalam LKPD untuk mengidentifikasi fenomena Hukum I Newton, menjelaskan kecenderungan benda mempertahankan keadaan geraknya, serta menghubungkan hasil percobaan dengan konsep yang dipelajari.
Melalui kegiatan pembelajaran ini, peserta didik diharapkan tidak hanya memahami Hukum I Newton secara teoritis, tetapi juga mampu mengaitkan konsep Fisika dengan fenomena yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Pengalaman belajar melalui proses penemuan, percobaan, diskusi, dan presentasi diharapkan dapat terus dikembangkan untuk mendukung pembelajaran Fisika yang aktif, kontekstual, dan bermakna serta berkontribusi terhadap pendidikan yang berkualitas. (Anggres)