Sleman, 4 September 2026 – Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) turut berpartisipasi dalam kegiatan penanganan sampah organik yang menumpuk di lingkungan SMP Negeri 1 Ngemplak. Kegiatan dilaksanakan secara bertahap, yaitu pada hari Jumat, 28 Agustus 2026 dan dilanjutkan pada Jumat, 4 September 2026. Pada kegiatan ini, melibatkan guru koordinator kader pengelolaan sampah dan kader pembuatan kompos, murid-murid yang termasuk dalam kader tersebut, serta mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). mahasiswa PK UNY turut berperan aktif selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan dan pengelolaan lingkungan sekolah. Sampah yang ditemukan didominasi oleh dedaunan dan ranting-ranting pohon yang menumpuk hingga membentuk gunungan sampah organik di salah satu area sekolah, tepatnya di sisi timur lapangan voli. Kondisi tersebut mendorong warga sekolah bersama mahasiswa PK UNY untuk melakukan pembersihan dan penanganan sampah secara bersama-sama.
Pada pelaksanaan pertama, Jumat, 28 Agustus 2026, mahasiswa PK UNY bersama guru dan murid bergotong royong membersihkan area yang dipenuhi tumpukan dedaunan. Sampah organik dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam karung-karung agar lebih mudah dipindahkan. Karung yang telah terisi kemudian dikumpulkan untuk selanjutnya diangkut ke tempat pembuatan kompos untuk nantinya diolah lebih lanjut.
Penanganan sampah tersebut kemudian dilanjutkan pada Jumat, 4 September 2026. Kegiatan lanjutan dilakukan untuk menyelesaikan pembersihan area serta memastikan sampah organik yang masih tersisa dapat ditangani dengan baik. Keterlibatan guru, murid, dan mahasiswa dalam dua tahap kegiatan menunjukkan adanya kerja sama dan kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih bersih dan nyaman.
Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga memberikan pengalaman langsung kepada murid mengenai pentingnya pengelolaan sampah. Sampah organik berupa dedaunan yang dikumpulkan tidak hanya dipandang sebagai limbah, tetapi juga memiliki potensi untuk diolah dan dimanfaatkan kembali. Dengan demikian, kegiatan tersebut dapat menjadi langkah sederhana dalam menumbuhkan kesadaran warga sekolah terhadap pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.
Kegiatan penanganan sampah ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui upaya pengelolaan sampah secara lebih bertanggung jawab. Kegiatan tersebut juga mendukung SDG 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, melalui upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.
Melalui kegiatan yang dilakukan secara berkelanjutan ini, mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta tidak hanya berkontribusi dalam menjaga kebersihan lingkungan SMP Negeri 1 Ngemplak, tetapi juga turut membangun budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan bersama warga sekolah. (Hasna Luthfia Rahma)