Gunungkidul – Tim PPK Ormawa UKMF MIPA Debate Club (MDC) FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui Griya Jinawi menyelenggarakan kegiatan Pematerian dan Praktik Pembuatan Pupuk Organik Padat pada Rabu (8/7) di Balai Budaya Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Purwosari, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Griya Ceria yang bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola limbah peternakan dan pertanian menjadi produk yang bernilai guna sekaligus ramah lingkungan.
Kegiatan menghadirkan narasumber dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Purwosari dan diikuti oleh masyarakat Kalurahan Giripurwo yang memiliki ketertarikan terhadap pengelolaan limbah organik dan pengembangan sektor pertanian. Pelaksanaan kegiatan menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pematerian yang disampaikan oleh perwakilan BPP Purwosari, Ibu Tri Lestari, S.P. Dalam pemaparannya, peserta memperoleh pengetahuan mengenai jenis bahan organik yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk, tahapan pembuatan pupuk organik padat, karakteristik pupuk yang dihasilkan, serta fungsi berbagai bioaktivator yang digunakan dalam proses fermentasi. Materi juga menyoroti pentingnya pemanfaatan limbah peternakan sebagai solusi terhadap permasalahan penumpukan limbah sekaligus upaya meningkatkan produktivitas lahan pertanian.
Setelah sesi pematerian, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk menggali informasi lebih lanjut terkait proses pembuatan dan pemanfaatan pupuk organik. Antusiasme peserta terlihat melalui berbagai pertanyaan yang disampaikan mengenai teknik fermentasi, pemilihan bahan baku, hingga penerapan pupuk organik pada lahan pertanian dan pekarangan.
Sebagai bentuk penguatan keterampilan masyarakat, peserta kemudian mengikuti praktik langsung pembuatan pupuk organik padat dengan pendampingan dari Ibu Tri Lestari, S.P. dan Tim PPK Ormawa UKMF MDC FMIPA UNY. Dalam praktik tersebut, peserta memanfaatkan limbah peternakan dan pertanian berupa kotoran sapi, kotoran kambing, serta arang sekam padi yang dicampur dengan bioaktivator dan bahan pendukung lainnya. Peserta juga mempelajari tahapan pencampuran bahan, proses fermentasi, hingga teknik perawatan pupuk agar menghasilkan kualitas yang optimal.
Dalam sesi praktik, peserta memperoleh pemahaman bahwa proses fermentasi memerlukan pemantauan dan pengadukan secara berkala untuk memastikan kualitas pupuk yang dihasilkan. Selain berfungsi sebagai sumber nutrisi bagi tanaman, pupuk organik juga memiliki manfaat dalam memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kesuburan lahan, serta mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan pupuk kimia.
Melalui kegiatan ini, Tim PPK Ormawa UKMF MDC FMIPA UNY berharap masyarakat dapat mengembangkan keterampilan dalam mengolah limbah peternakan dan pertanian menjadi pupuk organik yang bernilai guna. Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pemanfaatan sumber daya lokal secara lebih optimal, mendukung praktik pertanian berkelanjutan, serta membuka peluang peningkatan nilai ekonomi masyarakat sebagai bagian dari implementasi Program Griya Ceria di Kalurahan Giripurwo.