Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) telah melaksanakan kegiatan pembelajaran inovatif berbasis kearifan lokal di lingkungan SMP Negeri 1 Pakem pada bulan Agustus 2026. Kegiatan yang menyasar murid menengah pertama ini mengusung pendekatan etnomatematika melalui media anyaman bambu dan daun untuk materi pola bilangan. Melalui pendekatan ini, mahasiswa berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang bermutu, inklusif, dan relevan dengan lingkungan budaya murid, sehingga matematika tidak lagi dipandang sebagai ilmu yang kaku maupun abstrak.
Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan literasi numerasi murid, khususnya dalam memahami konsep barisan aritmetika secara mendalam. Dalam proses pelaksanaannya, mahasiswa berkolaborasi secara sinergis dengan guru pamong untuk merancang pembelajaran. Murid diajak secara aktif untuk mengamati, menganalisis, dan mempraktikkan langsung penyusunan pola anyaman. Dari susunan vertikal dan horizontal pada karya tersebut, murid secara mandiri mengeksplorasi lompatan antar ruas dan merumuskan pola bilangannya. Penggunaan media manipulatif ini sangat membantu murid dalam memvisualisasikan permasalahan matematika, sehingga proses penemuan konsep terbimbing (guided discovery) menjadi jauh lebih bermakna dan memprioritaskan pemahaman dari sudut pandang murid itu sendiri.
Kegiatan edukatif ini memberikan dampak yang sangat positif terhadap perkembangan kognitif dan motivasi belajar murid. Murid menunjukkan antusiasme yang tinggi karena mereka dapat mengeksplorasi matematika sembari mengenal kesenian tradisional yang dekat dengan keseharian mereka. Peningkatan literasi numerasi terlihat jelas dari kemampuan murid dalam menerjemahkan pola visual karya anyaman ke dalam bentuk representasi dan model matematika yang presisi. Bagi pihak sekolah, program ini memberikan manfaat berupa alternatif model pembelajaran inovatif yang sukses mengintegrasikan budaya lokal. Kontribusi kegiatan ini terhadap SDGs Tujuan 4 sangat nyata, kualitas layanan pendidikan meningkat karena pembelajaran berhasil disesuaikan dengan kebutuhan serta kecepatan belajar murid, memfasilitasi pemerataan pemahaman materi numerasi dasar secara holistik.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan PK ini, perangkat pembelajaran seperti Lembar Kerja Murid (LKM) dan rancangan modul ajar berbasis etnomatematika anyaman telah didokumentasikan dan diserahkan kepada pihak sekolah. Diharapkan, inovasi pembelajaran ini dapat menjadi inspirasi bagi para tenaga pendidik lainnya di SMP Negeri 1 Pakem untuk terus mengembangkan media manipulatif serupa. Melalui langkah berkelanjutan ini, literasi numerasi murid diharapkan akan terus meningkat seiring dengan terwujudnya ekosistem pendidikan yang berkualitas dan menyenangkan.
PEMANFAATAN ETNOMATEMATIKA ANYAMAN PADA PEMBELAJARAN POLA BILANGAN UNTUK MENINGKATKAN LITERASI NUMERASI MURID
Berita Lain
Post date:
Post date: