Bantul, 5 September 2025 — Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Yogyakarta Kelompok 31699 menggelar program “ECOPRINDA” (Ecoprint dan Media Edukasi Keanekaragaman Tumbuhan Lokal untuk Pemanfaatan Pigmen Alami di Desa) pada Jumat, 5 September 2025, bertempat di Joglo RT 01, Padukuhan Pelemadu, Kelurahan Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat berbasis Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui pemanfaatan pigmen alami sebagai alternatif ramah lingkungan pengganti pewarna sintetis.
Program yang digagas oleh mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta ini bertujuan mengedukasi masyarakat, khususnya anak-anak, mengenai keanekaragaman tumbuhan lokal sebagai sumber pigmen alami, sekaligus melatih keterampilan praktis pembuatan kain ecoprint. Anak-anak setempat diajak mengikuti rangkaian kegiatan yang memadukan edukasi dan pendampingan praktik langsung, di bawah bimbingan Kuncoro Hadi, S.S., M.A. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Tim KKN UNY Kelompok 31699.
Kegiatan diawali dengan sesi edukasi mengenai jenis-jenis tumbuhan lokal yang bagian daun dan bunganya dapat menghasilkan pigmen alami. Peserta kemudian mempraktikkan langsung seluruh tahapan pembuatan ecoprint, mulai dari scouring (pembersihan kain), mordanting (pengikatan warna menggunakan tawas, cuka, soda ash, dan tunjung), teknik pounding (menempelkan dan memukul daun serta bunga pada kain hingga membentuk motif), hingga tahap fiksasi menggunakan larutan tawas agar warna tidak mudah luntur.
“Kami ingin anak-anak di sini tahu bahwa daun dan bunga yang sering mereka lihat di sekitar rumah ternyata bisa menjadi karya bernilai, sekaligus mengajak mereka lebih peduli menjaga tumbuhan yang ada di desa,” ujar Devi Lestari selaku mahasiswa Tim KKN UNY Kelompok 31699 yang terlibat dalam pelaksanaan program ECOPRINDA.
Hasil karya ecoprint peserta menunjukkan variasi motif dan warna yang khas sesuai jenis daun dan bunga yang digunakan masing-masing anak. Kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan mengenai kekayaan hayati di sekitar mereka, tetapi juga membuka wawasan masyarakat Padukuhan Pelemadu akan potensi ecoprint sebagai produk ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal di masa mendatang.
Melalui program ECOPRINDA, Universitas Negeri Yogyakarta melalui Tim KKN Kelompok 31699 turut berkontribusi mendorong konsumsi dan produksi yang lebih bertanggung jawab di tingkat masyarakat desa, selaras dengan capaian SDG 12, sekaligus menanamkan kesadaran lingkungan sejak usia dini kepada generasi muda Padukuhan Pelemadu.
Mahasiswa KKN UNY Latih Anak-Anak Padukuhan Pelemadu Olah Pigmen Alami Jadi Ecoprint, Dukung SDG 12
Berita Lain
Post date:
Post date: