Bantul - Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta melaksanakan kegiatan pembelajaran Biologi melalui praktikum pengamatan bakteri bersama siswa kelas X di SMA Negeri 1 Sanden, Kabupaten Bantul. Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 8 September 2026 pukul 10.50-13.50 WIB sebagai bagian dari pembelajaran materi bakteri. Praktikum menggunakan tiga sampel yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, yaitu air kolam, yoghurt, dan Yakult. Melalui model Inquiry Learning, siswa diajak untuk menyelidiki keberadaan bakteri secara langsung melalui pengamatan menggunakan mikroskop. Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas, serta SDGs 6 tentang Air Bersih dan Sanitasi Layak.
Kegiatan bertujuan memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada siswa dalam memahami keberadaan, bentuk, karakteristik, dan peranan bakteri melalui proses penyelidikan. Pembelajaran diawali dengan penguatan materi mengenai bakteri dan pertanyaan pemantik yang berkaitan dengan keberadaan mikroorganisme dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya, siswa bekerja secara berkelompok untuk merumuskan permasalahan dan menyusun hipotesis berdasarkan sampel yang akan diamati. Setiap kelompok melakukan pengamatan menggunakan mikroskop terhadap salah satu sampel yang telah disiapkan, kemudian mencatat hasil pengamatan berdasarkan keberadaan bakteri, bentuk, susunan, pergerakan, dan karakteristik lain yang terlihat. Mahasiswa PK berperan sebagai fasilitator dengan memberikan arahan dan pendampingan selama proses penyelidikan. Setelah memperoleh data, siswa menganalisis hasil pengamatan dan menyusun kesimpulan berdasarkan bukti yang ditemukan.
Praktikum memberikan manfaat bagi siswa dalam memahami bahwa bakteri dapat ditemukan di berbagai lingkungan dan tidak selalu bersifat merugikan. Pengamatan terhadap yoghurt dan Yakult membantu siswa mengenali pemanfaatan bakteri dalam proses fermentasi pangan, sedangkan pengamatan air kolam memberikan gambaran mengenai keberadaan mikroorganisme di lingkungan perairan. Selain meningkatkan pemahaman konsep Biologi, kegiatan berbasis Inquiry Learning juga melatih keterampilan proses sains siswa melalui kegiatan mengamati, merumuskan masalah, menyusun hipotesis, mengumpulkan data, menganalisis hasil, dan menarik kesimpulan. Kegiatan ini mendukung SDGs 3 melalui peningkatan pemahaman mengenai mikroorganisme dan kaitannya dengan kesehatan, SDGs 4 melalui penerapan pembelajaran aktif, kontekstual, dan bermakna, serta SDGs 6 melalui peningkatan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan perairan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dapat memahami materi bakteri tidak hanya melalui teori, tetapi juga melalui pengalaman langsung dalam melakukan penyelidikan. Pembelajaran berbasis Inquiry Learning diharapkan dapat meningkatkan rasa ingin tahu siswa serta mendorong mereka untuk menghubungkan pengetahuan Biologi dengan kehidupan sehari-hari, kesehatan, dan lingkungan. Kegiatan pembelajaran serupa juga diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai upaya menciptakan pengalaman belajar yang bermakna sekaligus mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
Mengungkap Keberadaan Bakteri di Sekitar Kita melalui Praktikum Berbasis Inquiry Learning untuk Mendukung SDGs 3, 4, dan 6 di SMA Negeri 1 Sanden
Berita Lain
Post date:
Post date: