Mahasiswa Praktik Kependidikan Universitas Negeri Yogyakartan melakukan kegiatan pengenalan teknologi pembelajaran simulasi PhET kepada peserta didik kelas 7 SMP Negeri 3 Imogiri pada hari Kamis, 10 September 2026. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan dapat mendukung kegiatan pembelajaran terutama pada pembelajaran IPA dengan memanfaatkan teknologi untuk mengekspolrasi konsep-konsep IPA terutama konsep yang bersifat absrak, yang tidak bisa hanya dijelaskan menggunakan kata-kata. Kegiatan pengenalan media simulasi ini merupakan salah satu upaya untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami oleh peserta didik. Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 yaitu Quality Education, melalui pemanfaatan media pembelajaran inovatif untuk mendukung proses belajar pesera didik.
Kegiatan pengenalan simulasi PhET ini memiliki tujuan untuk mengenalkan PhET sebagai salah satu bentuk simulasi interaktif. Kegiatan pengenalan meliputi apa itu PhET, fungsi PhET dalam kegiatan pembelajaran, serta bagaimana cara menggunakan simulasi PhET. Peserta didik kemudian diarahkan untuk mengakses salah satu contoh simulasi yang ada di PhET yaitu Energy Forms and Changes, melalui simulasi tersebut, peserta didik kemudian dapat mengeksplorasi berbagai konsep mengenai suhu dan kalor, peserta didik kemudian mencoba fitur yanag ada di PhET, mengamati proses perpindahan panas, mengamati proses kenaikan suhu akibat pemanasan, mengamati bagaimana perubahan energi dari energi Gerak dan energi matahri, melalui kegiatan eksplorasi tersebut, peserta didik dapat melihat bagaimana visualisasi dari konsep-konsep abstrak yang ada. Mahasiswa PK dalam kegiatan ini berperan dengan memberikan arahan dalam penggunaan simuasi selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan pengenalan PhET ini memberikan pengalaman baru bagi peserta didik dalam memanfaatkan teknologi untuk kegiatan pembelajaran sebagai sarana eksplorasi yang lebih interaktif. Pesertia didik dapat melihat bagaimana suatu fenomena terjadi melalui simulasi tanpa harus melakukan kegiatan praktikum secara langsung yang terkendala alat dan bahan di laboratorium sekolah. Bagi sekolah, kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan aktivitas pembelajaraan untuk peserta didik khususnya dalam pembelajaran IPA, serta kegiatan tersebut berkontribus terhadap SGDs 4 melalui kegiatan pemanfaatan teknologi dalam menunjang Pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan teknologi.
Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan mampu mengenal dan dapat mengoperasikan berbagai macam bentuk teknologi dalam kegiatan pembelajaran serta mampu menggunakan teknologi digital secara bijak. Pengenalan PhET diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah dikemudian hari. (Hanum)