Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Program Studi Pendidikan Matematika, Agung Dwi Purnomo, melaksanakan kegiatan pembelajaran matematika dengan materi Penjumlahan dan Pengurangan Bentuk Aljabar Linear di kelas VII/1 SMP Negeri 1 Mlati, Kabupaten Sleman, pada 9 September 2026 selama 2 x 40 menit. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Praktik Kependidikan yang bertujuan memberikan pengalaman mengajar secara langsung sekaligus menerapkan pendekatan pembelajaran yang inovatif kepada peserta didik jenjang sekolah menengah pertama. Sasaran kegiatan ini adalah seluruh peserta didik kelas VII/1 fase D. Kegiatan pembelajaran ini sejalan dengan salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu tujuan ke-4 Pendidikan Berkualitas (Quality Education), karena diarahkan untuk meningkatkan mutu proses pembelajaran matematika melalui pendekatan yang kontekstual, bermakna, dan berpusat pada peserta didik.
Kegiatan pembelajaran ini bertujuan agar peserta didik mampu mengidentifikasi suku-suku sejenis serta menemukan aturan penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar melalui permasalahan kontekstual. Proses pembelajaran dirancang dengan menggunakan model Realistic Mathematics Education (RME), yang mengaitkan konsep aljabar dengan situasi kehidupan sehari-hari, misalnya ilustrasi donat dalam kotak dan keranjang buah, sebagai jembatan untuk memahami konsep suku sejenis serta operasi penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar. Pembelajaran berlangsung secara interaktif melalui kegiatan tanya jawab, diskusi kelompok berpasangan, latihan soal terpandu, serta pemanfaatan media pembelajaran digital berupa laptop, LCD proyektor, dan aplikasi Quizizz sebagai sarana asesmen akhir pembelajaran. Kegiatan ini melibatkan guru pamong sebagai pendamping, mahasiswa PK selaku fasilitator pembelajaran, serta seluruh peserta didik kelas VIIB sebagai peserta aktif dalam proses pembelajaran.
Pelaksanaan kegiatan ini memberikan dampak positif bagi peserta didik, antara lain meningkatnya pemahaman konsep suku sejenis serta kemampuan menyelesaikan operasi penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar secara lebih sistematis. Pendekatan RME juga mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, kreatif, dan berani mengemukakan strategi penyelesaian masalah, baik secara mandiri maupun dalam kelompok. Bagi mahasiswa PK, kegiatan ini menjadi sarana pengembangan kompetensi pedagogik dan profesional dalam merancang serta melaksanakan pembelajaran yang inovatif dan kontekstual. Bagi sekolah, kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kualitas proses belajar-mengajar yang selaras dengan capaian SDGs ke-4, yaitu menjamin pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan merata, serta mendorong kesempatan belajar yang bermakna bagi seluruh peserta didik.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pendekatan pembelajaran kontekstual seperti Realistic Mathematics Education (RME) dapat terus dikembangkan dan diterapkan secara berkelanjutan di SMP Negeri 1 Mlati, tidak hanya pada materi aljabar, tetapi juga pada topik-topik matematika lainnya. Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah evaluasi hasil belajar peserta didik melalui post test daring menggunakan Quizizz, serta refleksi bersama guru pamong guna menyempurnakan strategi pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
Penerapan Model Realistic Mathematics Education dalam Pembelajaran Aljabar di SMP Negeri 1 Mlati
Berita Lain
Post date:
Post date:
Post date:
Post date: