SMA Negeri 1 Pleret menggelar peringatan Hari Krida bertajuk “Buma Merti Bumi” pada Selasa, 18/8/26 diikuti oleh kepala sekolah, jajaran guru, tenaga kependidikan, dan seluruh peserta didik. Kegiatan rutin bulanan ini merupakan bagian dari Program Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 52 Tahun 2019, dengan fokus pada penghematan dan konservasi energi serta aksi bersih-bersih lingkungan sekolah. Gilang Kuntho Wijoyo, mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Program Studi Pendidikan Biologi FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta yang bertugas di sekolah tersebut, turut dilibatkan dalam pelaksanaan kegiatan.
Kepala SMA Negeri 1 Pleret, Sri Suyatmi, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni tahunan. “Buma Merti Bumi bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan pengingat rutin bagi seluruh warga sekolah bahwa merawat bumi adalah tanggung jawab bersama yang harus dilakukan setiap hari, bukan hanya di Hari Krida saja,” ujarnya. Di lapangan, sekolah tercatat konsisten menerapkan penggunaan AC hemat energi di ruang-ruang tertutup serta memanfaatkan kembali air bekas wudhu dari Masjid Ulil Albab untuk mengairi kolam ikan, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) tentang Energi Bersih dan Terjangkau serta tentang Air Bersih dan Sanitasi Layak. Warga sekolah juga bergotong royong membersihkan ruang kelas, halaman, dan taman, sekaligus memilah sampah sesuai jenisnya sebagai wujud SDG tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.
Konsistensi pelaksanaan program lingkungan ini membawa SMA Negeri 1 Pleret meraih peringkat 7 Sekolah Adiwiyata Daerah Istimewa Yogyakarta kategori SMA/SMK/MA sederajat, berdasarkan Keputusan Gubernur DIY Nomor 331/KEP/2020. Program tersebut beriringan dengan sejumlah agenda lain seperti Engine Off setiap tanggal 14, Hari Bumi, Hari Lingkungan Hidup, Hari Peduli Sampah, penanaman pohon, pengomposan, dan biopori, yang secara berkelanjutan mendukung SDG ke-13 tentang Penanganan Perubahan Iklim dan SDG ke-15 tentang Ekosistem Daratan.
Gilang mengatakan, keterlibatan dalam pelaksanaan aksi “Buma Merti Bumi” menjadi salah satu pengalaman yang diperoleh selama pelaksanaan Praktik Kependidikan di SMA Negeri 1 Pleret. Kontribusi yang diberikan diharapkan turut mendukung keberhasilan program tersebut, sekaligus memperkuat karakter peduli lingkungan bagi mahasiswa PK maupun seluruh warga sekolah, demi terwujudnya pelestarian lingkungan hidup dan ketahanan bencana di lingkungan sekolah. (lang)
SMA N 1 Pleret Gelorakan "Buma Merti Bumi", Selaras dengan Lima Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
Berita Lain
Post date:
Post date: