Sejak akhir tahun 2023, seorang dosen dari Departemen Pendidikan Biologi FMIPA UNY bergabung bersama jaringan pengajar ekologi tropis yang diinisiasi oleh Iowa State University yang kegiatannya didanai oleh National Sciences Foundation’s Program in Research Coordinated Network in Undergraduate Biology Education. Kelompok kerja ini bertajuk FMN – OCELOTS (Faculty Mentoring Network – Online Content for Experiential Learning of tropical Systems). FMN - OCELOTS menyelenggarakan lokakarya dan memfasilitasi peserta untuk mengintegrasikan biologi tropis ke dalam kurikulum untuk sarjana biologi dengan cara yang mudah diakses melalui pengembangan materi pengajaran inovatif, interaktif, dan menciptakan sarana untuk berbagi materi tersebut sehingga dapat dengan mudah diadaptasi di seluruh dunia.
Rio C. Handziko sebagai dosen kelautan di departemen pendidikan biologi FMIPA UNY berkesempatan pada tahun 2025-2026 untuk berkolaborasi bersama dengan staf pengajar dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya dan staf peneliti kelautan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, Pusat Riset Oseanografi. Ketiganya secara bersama-sama menginkubasi dan mengembangkan modul elektronik mengenai pembelajaran terumbu karang dan ikan-ikan di terumbu karang yang berbasis pada perairan Indonesia terutama di perairan selat Bali. Tim ini juga melangkah bersama dengan tim dari Fakultas Biologi, Univesitas Gadjah Mada dan tim dari negara lainnya seperti India, Filipina, Brazil, dan USA pada saat pengembangan modul.
Pengembangan modul elektronik ini mengacu pada langkah penelitan dan pengembangan–Research and Development (RnD) khususnya produk pendidikan. Setiap tim berproses secara mandiri pada tahap desain dan mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi bersama setiap 2 pekan sampai pengembangan modul elektronik selesai. Setelah desain modul elektronik selesai, masing-masing tim mempresentasikan mengenai modulnya dalam sebuah forum khusus yang dihadiri oleh seluruh praktisi pembelajaran biologi yang tergabung dalam FMN – OCELOTS dan peserta pengembang modul elektronik lainnya sebagai reviewer modul. Dinamika diskusi secara bersama-sama mencari solusi untuk setiap permasalahan yang dihadapi menjadi semangat untuk menghadirkan perangkat pembelajaran yang dapat digunakan secara global.
Proses revisi sesuai dengan rekomendasi dan masukan dari seluruh peserta diskusi menjadi hal yang paling menantang, karena juga mengacu pada bagaimana modul elektronik yang dikembangkan ini dapat digunakan di kelasnya saat proses pembelajaran pada masing-masing negara. Rio C. Handziko menyampaikan bahwa video yang dia kembangkan dari hasil perekaman bawah laut sempat mendapat teguran karena format videonya berbenturan dengan aturan penayangan video di beberapa negara lain. Video tersebut perlu disusun ulang melalui proses editing yang cukup rumit agar dapat ditayangkan pada platform video daring dan dapat diakses oleh warga negara lain sebagai sumber belajar. Modul yang sudah direvisi sesuai dengan rekomendasi dari semua rekan di FMN – OCELOTS, kemudian dipublikasikan dalam platform learning management system bernama “Gala E-Module” yang dapat diakses oleh siapa saja, para pengajar ekologi tropis di seluruh dunia sebagai bahan ajar di kelasnya masing-masing.
Rio C. Handziko juga menyampaikan bahwa keikutsertaannya di forum FMN – OCELOTS ini menjadi indikator adanya komitmen kuat dari Departemen Pendidikan Biologi FMIPA UNY untuk memberikan pembelajaran yang bersifat global di kancah internasional. Modul mengenai pembelajaran terumbu karang dan ikan karang yang dikembangkan dapat diakses melalui link berikut: https://www.learngala.com/cases/coral-and-fishes-on-reefs. (fia/witono)
Kolaborasi Departemen Pendidikan Biologi FMIPA UNY dalam FMN – OCELOTS 2025-2026 untuk Mengembangkan Modul Elektronik Ekosistem Terumbu Karang
Berita Lain
Post date: