Sleman – Pembelajaran IPA di SMP Negeri 2 Sleman kini tampil lebih interaktif dan menyenangkan berkat penerapan dua metode pembelajaran kreatif berbasis teknologi digital pada materi pengukuran, dan pengenalan sel. Kedua kegiatan ini dilaksanakan selama satu bulan pada bulan September, melibatkan siswa kelas VII secara aktif, dan menjadi salah satu bentuk dukungan mahasiswa PK Pendidikan IPA UNY yang tengah melaksanakan praktik di sekolah tersebut terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas.
Pada materi pengukuran yang dilaksanakan selama bulan September, siswa diajak memahami cara mengukur berbagai besaran dan satuan melalui sebuah game edukatif interaktif bertajuk "Petualang Si Pengukur". Game ini dirancang menggunakan Canva AI sehingga tampilannya menarik dan dapat diakses langsung oleh siswa melalui perangkat gawai masing-masing tanpa perlu instalasi aplikasi tambahan. Dalam permainan tersebut, siswa diajak menyelesaikan serangkaian misi pengukuran, mulai dari mengenali berbagai alat ukur panjang, massa, hingga waktu, serta berlatih menentukan satuan yang tepat untuk setiap besaran yang diukur.
Setiap misi dalam game disusun secara bertahap dan berjenjang, sehingga siswa dapat mengulang kembali materi pengukuran secara mandiri kapan pun diperlukan, sekaligus menguji sejauh mana pemahaman mereka dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dibandingkan metode pembelajaran konvensional yang hanya mengandalkan buku teks. Pendekatan berbasis permainan digital ini terbukti mampu meningkatkan antusiasme dan keterlibatan aktif siswa dalam memahami konsep pengukuran, sebuah materi dasar IPA yang sebelumnya kerap dianggap membosankan oleh sebagian siswa.
Pada materi pengenalan sel yang juga berlangsung selama satu bulan pada September, pembelajaran dikemas melalui media mading infografis bertema "Sel" yang disusun secara menarik, informatif, dan mudah dipahami oleh siswa kelas VIII. Mading tersebut memuat rangkuman materi mulai dari pengertian sel, jenis-jenis sel, struktur sel eukariotik pada hewan dan tumbuhan, organel sel beserta fungsinya, hingga proses kehidupan di dalam sel, yang seluruhnya disajikan dengan ilustrasi berwarna agar lebih mudah diingat siswa.
Keunikan media mading ini terletak pada penyematan kode barcode yang dapat dipindai siswa untuk mengakses game edukatif "Cell Kingdom: The Organelle Quest". Melalui game tersebut, siswa diajak menjelajahi dunia sel secara interaktif, mulai dari memahami cara menggunakan mikroskop, mengenali struktur organel beserta fungsinya melalui aktivitas menunjuk bagian organel atau mengisi kolom keterangan, memahami perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan, hingga memahami tingkat organisasi kehidupan. Kombinasi antara mading infografis dan game edukatif berbasis barcode ini membuat siswa lebih antusias mempelajari konsep-konsep sel yang selama ini dianggap abstrak dan sulit dibayangkan, sekaligus melatih kemandirian mereka dalam mengulang materi kapan saja hanya dengan memindai kode yang tersedia.
Mendukung Pendidikan Berkualitas
Ketiga inovasi pembelajaran yang dilaksanakan selama satu bulan pada September ini menjadi bukti nyata bahwa pemanfaatan teknologi seperti Canva AI dapat menghadirkan pengalaman belajar IPA yang lebih aktif, kreatif, dan bermakna bagi siswa. Penggunaan game edukatif interaktif dan mading infografis berbarcode tidak hanya membantu siswa memahami materi dengan lebih baik, tetapi juga melatih kemandirian belajar serta meningkatkan minat siswa terhadap sains.
Kegiatan ini sejalan dengan SDGs poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas, di mana mahasiswa PK Pendidikan IPA UNY berupaya menghadirkan proses pembelajaran yang inovatif di SMP Negeri 2 Sleman, relevan dengan perkembangan teknologi, serta mampu mendorong keterlibatan aktif siswa dalam memahami konsep-konsep IPA secara menyeluruh. (Maulina)
TRANSFORMASI PEMBELAJARAN IPA BERBASIS TEKNOLOGI: INTEGRASI CANVA, GAME EDUKATIF, DAN MADING BARCODE UNTUK MENDUKUNG PENDIDIKAN BERKUALITAS
Berita Lain
Post date:
Post date: