Praktik Kependidikan (PK) mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Negeri Yogyakarta menghadirkan inovasi pembelajaran biologi melalui game edukasi digital bertajuk Biology of Champions. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 3 September 2026, di ruang kelas XI F1 SMA Angkasa Adisutjipto Yogyakarta oleh Bintang Fitri Fatmawati, mahasiswa Pendidikan Biologi FMIPA UNY dengan sasaran seluruh peserta didik kelas XI F1. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas (Quality Education), khususnya dalam menghadirkan proses belajar yang relevan, aktif, dan berbasis teknologi bagi peserta didik.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa pada materi reproduksi dan iritabilitas tumbuhan melalui pendekatan game based learning yang terbagi menjadi tiga fase, yaitu Memorize, Recall, dan Examine. Pada fase Memorize, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok yang bergerak bergiliran mengunjungi empat pos materi, meliputi metagenesis lumut dan paku, reproduksi generatif-vegetatif tumbuhan berbiji, penyerbukan-pembuahan, serta iritabilitas tumbuhan. Fase Recall dilaksanakan melalui sistem rebutan menjawab dua puluh soal pilihan ganda yang dirancang menjebak untuk melatih ketelitian dan pemahaman konsep siswa, dilengkapi efek suara dan skor langsung pada aplikasi game digital yang dikembangkan khusus untuk kegiatan ini. Pada fase Examine, tiap kelompok menyelesaikan dua studi kasus kontekstual secara paralel kemudian mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas.
Pelaksanaan game edukasi ini memberikan dampak positif terhadap antusiasme dan keterlibatan aktif siswa selama proses pembelajaran yang tercermin dari respons dan kolaborasi antar kelompok sepanjang kegiatan berlangsung. Pendekatan berbasis teknologi digital yang digunakan turut memperkenalkan siswa pada literasi digital dalam konteks pembelajaran, sejalan dengan target SDG 4.4 mengenai peningkatan keterampilan relevan termasuk keterampilan digital, serta target 4.7 mengenai penyediaan pengalaman belajar yang mendorong kreativitas dan inovasi. Bagi sekolah, kegiatan ini memberikan alternatif model pembelajaran aktif yang dapat direplikasi guru pada materi biologi lainnya, sementara bagi mahasiswa PK kegiatan ini menjadi sarana pengembangan kompetensi pedagogik dalam merancang media pembelajaran inovatif. Menurut Bintang Fitri Fatmawati, “Melalui game Biology of Champions ini, siswa tidak hanya menghafal konsep reproduksi dan iritabilitas tumbuhan, tetapi juga belajar bekerja sama, berpikir cepat, dan berani tampil di depan kelas melalui presentasi hasil diskusi kelompok,” ujarnya.
Kedepannya, diharapkan model pembelajaran berbasis game digital seperti Biology of Champions dapat terus dikembangkan dan diadaptasi pada materi-materi biologi lainnya, sehingga proses pembelajaran di sekolah semakin bervariasi, menyenangkan, dan mampu mendukung tercapainya tujuan pendidikan berkualitas secara berkelanjutan. (bin)