Oleh: Viola Amelia putri Listiana – Mahasiswa Praktik Kependidikan UNY
[Dokumentasi 1 – Kegiatan 5S]
MAN 3 Sleman — Langkah nyata dalam mengembangkan berbagai kegiatan yang mendukung pembentukan karakter, penerapan pola hidup sehat, serta kepedulian terhadap lingkungan. Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembiasaan dalam kehidupan madrasah sekaligus mencerminkan kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Salah satu pembiasaan yang dilakukan setiap pagi di MAN 3 Sleman adalah 5S (senyum, salam, sapa, sopan dan santun). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter positif murid melalui interaksi sehari-hari di lingkungan madrasah.
Melalui 5S, murid dibiasakan untuk tersenyum, mengucapkan salam, menyapa, serta menunjukkan sikap sopan dan santun kepada warga madrasah. Pembiasaan tersebut diharapkan dapat membentuk kebiasaan positif yang tidak hanya diterapkan di lingkungan madrasah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan 5S memiliki keterkaitan dengan SDG 4 (Pendidikan Bermutu). Pendidikan bermutu tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademi, tetapi juga mencakup pembentukan karakter dan keterampilan sosial. Melalui pembiasaan 5S nilai-nilai tersebut diterapkan secara langsung dalam kehidupan murid.
Selain pembentukan karakter, MAN 3 Sleman juga mendorong warga madrasah untuk menerapkan pola hidup sehat. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan senam dan jalan sehat yang dilaksanakan pada Senin (27/7/2026) dalam rangka memperingati milad madrasah. Kegiatan senam dan jalan sehat menjadi kesempatan bagi warga madrasah untuk melakukan aktivitas fisik bersama. Selain mendukung kebugaran tubuh, kegiatan tersebut juga menciptakan suasana kebersamaan di antara warga madrasah.
Aktivitas fisik dalam kegiatan tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan SDG 3 (kehidupan sehat dan sejahtera). Melalui kegiatan olahraga bersama, murid memperoleh pengalaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
MAN 3 Sleman juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui Gerakan Mayoga Cinta Lingkungan (Gemilang) yang dilaksanakan pada Jumat (4/4/2026). Salah satu bentuk kegiatan Gemilang adalah aksi bersih-bersih lingkungan madrasah sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk mendukung proses pembelajaran.
Kegiatan Gerakan Mayoga cinta Lingkungan dimulai dari, murid membersihkan dan menata ruang kelas serta lingkungan madrasah. Kursi-kursi diangkat ke atas meja agar lantai dapat disapu dan dipel secara menyeluruh. Sementara itu jendela dan ventilasi turun dibersihkan untuk menjaga kebersihan serta mendukung sirkulasi udara dan pencahayaan ruang kelas. Kegiatan bersih-bersih juga dilakukan pada berbagai ruang dan fasilitas di lingkungan madrasah. Melalui kerja sama dan pembagian tugas, warga madrasah bersama-sama menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan tempat mereka beraktivitas
Gemilang tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, tetapi juga menjadi sarana pembiasaan bagi murid untuk memiliki rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui pengalaman langsung, murid belajar bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama. Kegiatan tersebut memiliki keterkaitan dengan SDG 4 (pendidikan bermutu) melalui pembentukan karakter, tanggung jawab, dan kebiasaan peduli lingkungan. Upaya menciptakan lingkungan madrasah yang bersih, sehat, dan nyaman juga memiliki keterkaitan dengan SDG 11 (kota dan permukiman yang berkelanjutan) dalam konteks menciptakan lingkungan tempat beraktivitas yang layak, sehat dan nyaman.
Berbagai kegiatan tersebut menunjukkan bahwa penerapan SDGs dapat dimulai dari lingkungan pendidikan melalui kebiasaan sederhana. Pembiasaan 5S mendukung pembentukan karakter, senam dan menjelang sehat mendorong pola hidup sehat, sedangkan Gemilang menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Melalui kegiatan yang dilakukan secara konsisten, MAN 3 Sleman berupaya membentuk murid yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik formal tetapi juga berkarakter, sehat, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Langkah-langkah sederhana tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan lingkungan madrasah yang lebih positif dan berkelanjutan.