STUDI BANDING HIMA KIMIA

Proses produksi obat dimulai dari pemeriksaan bahan di laboratorium. Setelah bahan diambil dan ditimbang dilakukan pengadukan kering serta pengadukan basah baru dimulai proses granulasi untuk meningkatkan aliran campuran dan kemampuan obat untuk dikempa, lalu dilakukan pengeringan. Dalam proses ini juga sekaligus dibuat kapsul inti sebagai wadah serbuk obat tersebut. Setelah serbuk obat dimasukkan dalam kapsul maka produk obat setengah jadi ini dikarantina terlebih dahulu untuk mengetahui bila ada ketidaksempurnaan. Setelah obat dijamin sempurna barulah dilapisi dengan lapisan gula dan dipoles lalu dikemas dalam blister, strip, botol atau box dan dipasarkan pada masyarakat. Demikian dijelaskan Staf Penelitian dan Pengembangan PT Phapros Semarang Idiana Novita, Apt dalam kunjungan studi banding dan kunjungan industri himpunan mahasiswa jurusan pendidikan kimia (hima kimia) FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta pada Selasa – Rabu 29-30 Juni 2010 Selain itu turut menyambut humas PT Phapros Diah Istantri, A.Md.
Studi banding dan kunjungan industri bertema “Menjalin hubungan baik demi kemajuan bersama” diselenggarakan dalam rangka menambah wawasan mahasiswa kimia tentang industri pada umumnya sekaligus sosialisasi Ikahimki (Ikatan