YOGYAKARTA – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta (FMIPA UNY) terus memperkuat komitmennya dalam memperluas jejaring akademis dan riset di tingkat global. FMIPA UNY menyelenggarakan pertemuan dan diskusi kolaborasi internasional bersama akademisi terkemuka dari University of Minnesota, Amerika Serikat. Pertemuan yang dilaksanakan pada hari Kamis, 1 Oktober 2026 di ruang Sidang Dekan berlangsung hangat dengan dihadiri oleh perwakilan pimpinan fakultas, unit kerja sama, pimpinan departemen, dan koordinator program studi di lingkungan FMIPA UNY. Hadir langsung sebagai tamu kehormatan dari University of Minnesota adalah Prof. Gillian (pakar pendidikan STEM dari Department of Curriculum and Instruction) dan Prof. Anita (pakar biologi dan pemodelan matematika dari Department of Biology Teaching and Learning, College of Biological Sciences). Dalam diskusi lintas disiplin ilmu tersebut, FMIPA UNY dan University of Minnesota menyepakati beberapa agenda penting untuk ditindaklanjuti dalam rangka meningkatkan kualitas riset dan pembelajaran internasional, antara lain:
• Riset Bersama dan Pertukaran Kepakaran: Inisiatif kolaborasi riset antardepartemen, khususnya dalam bidang Identitas Guru (Teacher Identity), Biologi Tropis, Genetika, Ekologi, serta Kimia dan Pendidikan Kimia.
• Kuliah Tamu dan Pembelajaran Daring (Zoom Guest Lecture): Pelaksanaan skema perkuliahan tamu secara lintas negara via Zoom guna memberikan wawasan interkultural bagi mahasiswa FMIPA UNY maupun University of Minnesota.
• Pemodelan Matematika Interdisipliner: Integrasi pendekatan matematika dan biologi/kimia (seperti pemodelan epidemiologi, regulasi gen, hingga biomimikri) yang melibatkan mahasiswa matematika dan sains secara kolaboratif.
• Partisipasi Konferensi Internasional SABER: Penjajakan partisipasi dosen dan mahasiswa pascasarjana FMIPA UNY pada konferensi internasional berskala global yang diselenggarakan oleh Society for the Advancement of Biology Education Research (SABER).
Kolaborasi ini dirancang berbasis kesetaraan dan kreativitas akademik, memanfaatkan teknologi fleksibel seperti perkuliahan jarak jauh dan publikasi ilmiah bersama untuk mengatasi tantangan keterbatasan finansial tanpa mengurangi kualitas dampak akademis. Pertemuan diakhiri dengan penandatanganan dokumen kerja sama, pemberian kenang-kenangan, dan sesi foto bersama. Pimpinan FMIPA UNY berharap kerja sama ini dapat segera diimplementasikan secara nyata melalui program Visiting Professor, joint research publication, dan perkuliahan interaktif yang mampu menginspirasi seluruh sivitas akademika.(Endar)