alam upaya mendukung pemantauan tumbuh kembang dan kebugaran fisik generasi muda, SMA Negeri 1 Lendah bekerja sama dengan Puskesmas Lendah serta tim mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyelenggarakan kegiatan Skrining Kesehatan Terpadu bagi seluruh siswa-siswi kelas X, XI, dan XII. Kegiatan kolaboratif yang berlangsung pada pertengahan bulan hingga akhir bulan September 2026 ini bertempat di ruang pertemuan SMA Negeri 1 Lendah, Kabupaten Kulon Progo, dengan melibatkan ratusan peserta didik sebagai sasaran utama pemeriksaan. Program pemeriksaan kesehatan berkala ini secara langsung berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui upaya deteksi dini faktor risiko penyakit serta pemantauan kondisi fisiologis remaja usia sekolah. Selain itu, program ini juga mendukung pencapaian SDG 4 yaitu Pendidikan Berkualitas, mengingat kondisi kesehatan fisik yang prima merupakan fondasi utama bagi siswa dalam mengoptimalkan daya serap kognitif serta kebugaran belajar di lingkungan sekolah.
Pelaksanaan kegiatan skrining kesehatan terpadu ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini risiko Penyakit Tidak Menular (PTM), mengevaluasi status gizi, serta memantau kesehatan indra penglihatan siswa. Alur pemeriksaan diawali dari tahap pendaftaran administrasi, dilanjutkan dengan pengukuran antropometri yang mencakup tinggi dan berat badan guna menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT) sebagai indikator keseimbangan metabolisme seluler. Selanjutnya, siswa menjalani pengukuran tekanan darah untuk mengevaluasi hemodinamika kardiovaskular, pemeriksaan kadar gula darah sewaktu guna memantau homeostasis glukosa dan fungsi hormon insulin, serta pengujian tajam penglihatan (visus mata) menggunakan Snellen chart guna mendeteksi gangguan refraksi mata sejak dini. Seluruh rangkaian materi dan pelayanan kesehatan ini dilaksanakan secara tertib dan edukatif melalui sinergi tim tenaga kesehatan Puskesmas Lendah, pihak sekolah, serta tim mahasiswa PK UNY.
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, berhasil dihimpun data kesehatan siswa secara rinci dan komprehensif yang menjadi acuan penting bagi sekolah maupun pihak Puskesmas dalam merancang intervensi pelayanan kesehatan yang tepat sasaran. Hasil dan dampak positif dari kegiatan ini memberikan manfaat langsung bagi para siswa dalam meningkatkan kesadaran gaya hidup sehat mandiri, mematuhi pola istirahat yang cukup, serta menjaga asupan gizi seimbang. Bagi institusi sekolah dan Puskesmas, data hasil skrining ini bermanfaat sebagai landasan penyusunan kebijakan kantin sehat serta perencanaan program pembinaan kesehatan sekolah (School Health Program) secara berkala. Keberhasilan program ini secara nyata mendukung pencapaian SDG 3 dalam mewujudkan remaja yang sehat dan sejahtera, sekaligus merefleksikan prinsip SDG 17 yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui sinergi strategis antara instansi kesehatan, perguruan tinggi, dan satuan pendidikan menengah.
Sebagai tindak lanjut, diharapkan kegiatan skrining kesehatan terpadu ini dapat dilembagakan dan menjadi agenda rutin berkesinambungan antara SMA Negeri 1 Lendah dan Puskesmas Lendah dengan dukungan akademisi. Selain itu, pemantauan berkala yang terintegrasi dengan edukasi pola hidup bersih dan sehat diharapkan mampu membentuk karakter siswa yang peduli terhadap kondisi fisiknya, sehingga tercipta iklim belajar yang kondusif di sekolah dan mampu melahirkan generasi muda Indonesia yang sehat, cerdas, berdaya saing, serta siap menyongsong masa depan. (Arifa)
Skrining Kesehatan Terpadu Siswa SMA Negeri 1 Lendah Sinergi Bersama dalam Mendukung SDGs 3
Berita Lain
Post date:
Post date: