Sleman — Pembelajaran fisika di SMAN 1 Prambanan Sleman dikemas melalui kegiatan yang memanfaatkan teknologi digital untuk membantu murid memahami konsep gerak parabola. Kegiatan ini dilakukan oleh Nazwa Shasabila, mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada Rabu, 12 Agustus 2026 di kelas XI. Murid diajak mempelajari materi kinematika, khususnya gerak parabola, dengan menggunakan PhET Interactive Simulations. Kegiatan pembelajaran berlangsung secara interaktif dengan melibatkan murid dalam mengamati, mencoba, dan mendiskusikan hasil simulasi yang diperoleh.
Kegiatan diawali dengan pembahasan konsep dasar gerak parabola, seperti kecepatan awal, sudut elevasi, serta komponen gerak pada arah horizontal dan vertikal. Setelah memahami konsep awal, murid diarahkan untuk mengeksplorasi simulasi PhET dengan mencoba mengubah beberapa parameter yang tersedia seperti besar sudut dan kecepatan awal. Perubahan tersebut diamati untuk mengetahui pengaruhnya terhadap bentuk dan karakteristik lintasan benda. Selama kegiatan berlangsung, murid juga berdiskusi dan membandingkan hasil pengamatan untuk menghubungkannya dengan konsep yang telah dipelajari.
Pemanfaatan simulasi digital membuat murid memiliki kesempatan untuk mencoba berbagai kondisi gerak secara langsung melalui media virtual. Murid dapat mengamati perubahan lintasan, melakukan percobaan berulang, serta menghubungkan hasil pengamatan dengan persamaan yang digunakan dalam materi gerak parabola. Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) tepatnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas melalui pembelajaran yang aktif, interaktif, dan memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran. Serta SDG 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur, terutama melalui pemanfaatan inovasi dan teknologi digital dalam mendukung proses pembelajaran. Keterkaitan dengan SDG 9 ditempatkan sebagai SDG pendukung, sedangkan SDG 4 menjadi keterkaitan utama kegiatan.
Adanya simulasi digital ini diharapkan membuat pembelajaran fisika tidak hanya berfokus pada penggunaan rumus, tetapi juga memberikan kesempatan kepada murid untuk mengamati dan mengeksplorasi konsep secara lebih nyata. Penggunaan PhET menjadi salah satu alternatif untuk menghadirkan pembelajaran fisika. Ke depannya, pemanfaatan simulasi digital serupa dapat diterapkan pada materi fisika lainnya sebagai pendukung pembelajaran di kelas maupun sebagai pelengkap kegiatan praktikum sehingga pembelajaran menjadi lebih variatif, interaktif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi. (Nazwa)
Teknologi dalam Pembelajaran: Menjelajah Gerak Parabola melalui Simulasi Digital di SMAN 1 Prambanan Sleman
Berita Lain
Post date:
Post date:
Post date: