Pembelajaran Biologi di SMA Negeri 1 Imogiri berlangsung lebih interaktif melalui kegiatan pembelajaran materi Keanekaragaman Hayati yang memanfaatkan media kartu flora dan fauna. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Galuh Yuli Savitri, mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta, sebagai bagian dari pelaksanaan kegiatan pembelajaran selama menjalankan PK di SMA Negeri 1 Imogiri.
Kegiatan pembelajaran dilaksanakan dengan mengajak siswa mengenali persebaran flora dan fauna di Indonesia melalui aktivitas mengamati, mengidentifikasi, dan mengelompokkan berbagai jenis organisme. Pada awal pembelajaran, Galuh menyampaikan materi mengenai persebaran flora dan fauna Indonesia, termasuk pembagian wilayah fauna menjadi tiga wilayah utama, yaitu Asiatis, Peralihan, dan Australis, beserta contoh flora dan fauna yang menjadi ciri khas masing-masing wilayah.
Untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik, Galuh menggunakan media berupa kartu flora dan fauna. Setiap kartu memuat gambar organisme yang kemudian harus diidentifikasi dan ditentukan wilayah persebarannya oleh siswa. Siswa bekerja secara berkelompok untuk mendiskusikan kartu yang diperoleh sebelum menempatkannya pada papan persebaran yang telah dibagi menjadi tiga wilayah, yaitu Asiatis, Peralihan, dan Australis.
Aktivitas tersebut membuat siswa terlibat secara langsung dalam proses pembelajaran. Siswa tidak hanya menerima informasi melalui penjelasan, tetapi juga ditantang untuk mengamati karakteristik organisme, mengingat konsep persebaran, berdiskusi dengan teman, serta menentukan lokasi persebaran flora dan fauna yang tepat. Setelah seluruh kartu ditempelkan, hasil pengelompokan kemudian dibahas bersama untuk memastikan ketepatan jawaban dan memperkuat pemahaman siswa terhadap materi.
Penggunaan media kartu flora dan fauna menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih aktif, visual, dan kolaboratif. Melalui kegiatan sederhana tersebut, materi mengenai persebaran keanekaragaman hayati yang sebelumnya bersifat konseptual dapat divisualisasikan secara lebih konkret sehingga siswa memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai kekayaan hayati yang terdapat di berbagai wilayah Indonesia.
Kegiatan ini juga memiliki keterkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas. Pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif dapat mendukung terciptanya pengalaman belajar yang bermakna serta mendorong keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Selain itu, materi keanekaragaman hayati juga berkaitan dengan SDG 15: Ekosistem Daratan, yang salah satunya berhubungan dengan upaya menjaga keanekaragaman hayati dan ekosistem.
Melalui kegiatan ini, Galuh Yuli Savitri tidak hanya menjalankan perannya sebagai mahasiswa PK dalam melaksanakan pembelajaran di sekolah, tetapi juga berupaya menghadirkan inovasi sederhana yang dapat membuat pembelajaran Biologi lebih menarik dan mudah dipahami. Pengenalan mengenai kekayaan flora dan fauna Indonesia diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menumbuhkan kesadaran siswa mengenai pentingnya mengenal, menghargai, dan menjaga keanekaragaman hayati di lingkungan sekitar. (Galuh)
Mahasiswa PK UNY Hadirkan Pembelajaran Interaktif Keanekaragaman Hayati di SMA Negeri 1 Imogiri
Berita Lain
Post date: