Sleman, 2-4 September 2026 - Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) turut berpartisipasi dalam Workshop Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang diselenggarakan di Meeting Room SMKS Insan Cendekia Yogyakarta. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut mengusung tema “Mewujudkan Sekolah Aman, Tangguh, dan Peduli Bencana untuk Generasi Hebat dan Berdaya” serta diikuti oleh sekitar 50 peserta yang terdiri atas murid kelas X dan sejumlah guru. Workshop SPAB menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi potensi bencana serta mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan tangguh. Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Pendidikan Berkualitas dan SDGs 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan.
Workshop dilaksanakan secara bertahap dengan kegiatan yang berbeda pada setiap harinya. Pada hari pertama, Lilik Kurniawan, S.Si., M.Pd. memberikan pembekalan mengenai konsep dasar SPAB dan pentingnya kesiapsiagaan serta pengurangan risiko bencana di lingkungan pendidikan. Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan bersama fasilitator SPAB Sekretariat Bersama (Sekber) Kemendikbud DIY, Aries Susanto, S.E., M.MB., dengan materi Pendidikan Pengurangan Risiko Bencana (PRB), konsep dan tiga pilar SPAB, serta tahapan, indikator, dan implementasi SPAB. Selanjutnya, pada hari ketiga, peserta mengikuti praktik dan simulasi mitigasi bencana. Melalui simulasi tersebut, murid dan guru mempraktikkan langkah kesiapsiagaan serta tindakan yang perlu dilakukan ketika menghadapi situasi bencana.
Rangkaian Workshop SPAB memberikan manfaat bagi warga sekolah berupa peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan pengalaman dalam menghadapi risiko bencana. Peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara teori, tetapi juga pengalaman langsung melalui praktik dan simulasi mitigasi bencana. Kegiatan ini berkontribusi terhadap SDGs 4 melalui pemberian pendidikan dan pengetahuan yang mendukung kesiapsiagaan peserta didik dalam menghadapi bencana. Selain itu, kontribusi terhadap SDGs 11 diwujudkan melalui upaya membangun lingkungan sekolah yang lebih aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana. Keterlibatan mahasiswa PK dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari praktik kependidikan yang mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan di sekolah.
Melalui Workshop SPAB, diharapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah. Budaya sadar, siaga, dan tanggap terhadap bencana diharapkan dapat terus dikembangkan melalui keterlibatan seluruh warga sekolah. Dengan demikian, SMKS Insan Cendekia Yogyakarta dapat terus mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan tangguh sekaligus mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. (Resthi)
Workshop SPAB di SMKS Insan Cendekia Yogyakarta Dukung SDGs 4 dan 11 melalui Pendidikan Kesiapsiagaan Bencana
Berita Lain
Post date: