Sleman, 22 Agustus 2026 — Mahasiswa KKN Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan program GEMPPAR (Gerakan Menanam Pangan di Pekarangan Rumah) di Padukuhan Keniten, Kalurahan Tamanmartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam pangan sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2: Tanpa Kelaparan .
Program GEMPPAR dilaksanakan secara bertahap mulai tanggal 23 Juli hingga 22 Agustus 2026 . Kegiatan penyusunan meliputi persiapan alat dan bahan, penyiapan media dan bahan tanam, pengecekan kondisi tanaman dan media, penyusunan bahan, sosialisasi, hingga praktik pembuatan media tanam dan penanaman bersama masyarakat.
Pada tahap persiapan, mahasiswa KKN melakukan penyiapan berbagai alat, bahan, media tanam, dan bahan tanam yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan. Mahasiswa juga melakukan pengecekan terhadap kondisi media dan tanaman serta menyesuaikan persiapan dengan kondisi lingkungan dan kebutuhan masyarakat di Padukuhan Keniten.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyusunan materi dan sosialisasi pemanfaatan pekarangan untuk penanaman pangan pada tanggal 16 Agustus 2026 . Dalam kegiatan tersebut, masyarakat memperoleh informasi mengenai pemanfaatan pekarangan, pemilihan tanaman, media tanam, serta hal-hal yang perlu diperhatikan dalam proses penanaman dan perawatan tanaman. Penyampaian materi dilakukan sebagai bekal sebelum masyarakat mengikuti praktik secara langsung.
Puncak kegiatan GEMPPAR dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus 2026 melalui praktik pembuatan media tanam dan penanaman. Mahasiswa KKN bersama masyarakat menanamkan secara langsung tahapan persiapan media tanam dan penanaman. Kegiatan praktik memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga mencoba secara langsung cara memanfaatkan pekarangan sebagai ruang untuk menanam pangan.
Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan GEMPPAR. Melalui kegiatan sosialisasi dan praktik, masyarakat memperoleh pengetahuan serta pengalaman mengenai pemanfaatan ruang yang tersedia di sekitar rumah untuk kegiatan penanaman pangan. Pendekatan juga praktik diharapkan dapat membantu masyarakat memahami tahapan pewarisan sehingga dapat menerapkannya secara mandiri sesuai dengan kondisi pekarangan masing-masing.
Pemanfaatan pekarangan melalui kegiatan penanaman pangan juga memiliki keterkaitan dengan SDGs 2: Tanpa Kelaparan , khususnya dalam upaya mendukung ketersediaan pangan dan pemanfaatan sumber daya lokal secara produktif. Dalam template indikator SDGs UNY, SDG 2 mencakup aspek pangan, nutrisi, dan pertanian berkelanjutan.Oleh karena itu, GEMPPAR diarahkan sebagai salah satu bentuk kegiatan pemberdayaan masyarakat yang mendorong pemanfaatan pekarangan untuk mendukung kebutuhan pangan keluarga.
Selain mendukung SDGs 2, pemanfaatan pekarangan juga berkaitan dengan upaya menciptakan lingkungan organisasi yang lebih produktif. Kegiatan ini mendorong masyarakat untuk melihat pekarangan bukan hanya sebagai ruang kosong, namun juga sebagai ruang yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan penanaman pangan sesuai dengan kondisi dan potensi lingkungan rumah masing-masing.
Melalui program GEMPPAR, mahasiswa KKN UNY berharap kegiatan pemanfaatan pekarangan tidak berhenti setelah rangkaian program KKN selesai. Masyarakat diharapkan dapat melanjutkan kegiatan penanaman dan perawatan tanaman secara mandiri sehingga pemanfaatan pekarangan sebagai salah satu sumber pangan dapat terus dikembangkan di Padukuhan Keniten.