Pembelajaran Fisika materi Sistem Pengukuran dalam Kerja Ilmiah dilaksanakan oleh Agil Lia Saputri, mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Negeri Yogyakarta pada Rabu, 2 September 2026 di SMA Negeri 1 Ngaglik. Kegiatan yang ditujukan kepada peserta didik kelas X tersebut merupakan bagian dari Praktik Kependidikan Universitas Negeri Yogyakarta. Pembelajaran dilaksanakan melalui praktik pengukuran menggunakan jangka sorong untuk memberikan pengalaman belajar secara langsung dalam menerapkan konsep pengukuran dan keterampilan menggunakan alat ukur. Kegiatan ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui pembelajaran yang mengembangkan pengetahuan dan keterampilan peserta didik.
Kegiatan pembelajaran bertujuan meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai konsep pengukuran sekaligus melatih keterampilan menggunakan alat ukur secara tepat dan sistematis. Pembelajaran menggunakan model Discovery Learning yang diawali dengan pengenalan konsep dasar pengukuran, kemudian dilanjutkan dengan pengenalan jangka sorong sebagai alat ukur panjang dengan tingkat ketelitian tinggi. Peserta didik mempelajari bagian-bagian jangka sorong, fungsi setiap bagian, serta ketelitian alat. Selanjutnya, peserta didik mempelajari cara membaca skala utama dan skala nonius untuk menentukan hasil pengukuran. Setelah memahami konsep dan prosedur penggunaan alat, peserta didik melakukan praktik mengukur diameter luar koin menggunakan jangka sorong, mencatat hasil pengukuran, dan menyajikan data yang diperoleh. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa berperan sebagai fasilitator, sedangkan peserta didik terlibat aktif dalam proses pengamatan, praktik, dan pengolahan hasil pengukuran.
Pelaksanaan praktik memberikan dampak positif terhadap pengalaman dan keterampilan peserta didik dalam melakukan pengukuran. Peserta didik tidak hanya memahami bagian, fungsi, dan ketelitian jangka sorong, tetapi juga mampu menerapkan cara membaca skala, melakukan pengukuran sesuai prosedur, mencatat data, serta menyajikan hasil pengukuran. Kegiatan praktik juga melatih ketelitian, kecermatan, dan keterampilan peserta didik sebagai bagian dari proses kerja ilmiah. Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya mempelajari konsep Fisika secara teoritis, tetapi juga menerapkan konsep pengukuran melalui praktik secara langsung. Kegiatan ini melatih ketelitian dan keterampilan peserta didik dalam melakukan pengukuran sebagai bagian dari kerja ilmiah. Dengan demikian, kegiatan tersebut berkontribusi terhadap pencapaian SDGs poin 4 melalui pembelajaran yang mengintegrasikan pengetahuan konseptual dengan keterampilan praktis.
Melalui kegiatan praktikum ini, pembelajaran Fisika diharapkan dapat memberikan pengalaman yang bermakna dan mendorong peserta didik untuk lebih aktif dalam memahami konsep pengukuran. Pengalaman menggunakan jangka sorong dan melakukan pengukuran secara langsung juga diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta didik dalam mengikuti kegiatan praktikum Fisika selanjutnya. Sebagai tindak lanjut, peserta didik akan diberikan kesempatan untuk menerapkan keterampilan pengukuran pada berbagai objek dengan menggunakan alat ukur yang sesuai, sehingga ketelitian dan keterampilan ilmiah dapat terus berkembang. (Agil)
Asah Ketelitian Siswa Kelas X SMA N 1 Ngaglik melalui Praktik Pengukuran Jangka Sorong
Berita Lain
Post date: