Bantul, 29 Juli 2026 – Peserta didik kelas X MAN 2 Bantul mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan pada Selasa, 28 Juli 2026, bertempat di Masjid At-Ta’awun MAN 2 Bantul. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–13.00 WIB tersebut diikuti sekitar 210 peserta didik dari enam kelas. Pemeriksaan dilaksanakan oleh petugas Puskesmas dengan melibatkan guru pendamping, Palang Merah Remaja (PMR) MAN 2 Bantul, serta mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Program Studi Pendidikan Biologi. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya promotif dan preventif kesehatan remaja yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) ke-3, yaitu Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera).
Pemeriksaan bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta didik sejak dini sekaligus mendeteksi kemungkinan adanya masalah kesehatan yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Pemeriksaan meliputi kondisi fisik dan kesehatan umum, mata, telinga, gigi, pengukuran tinggi dan berat badan, tekanan darah, serta pemeriksaan Gula Darah Sewaktu (GDS). Khusus bagi peserta didik perempuan, dilakukan pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) sebagai salah satu langkah deteksi dini terhadap risiko anemia pada remaja putri. Selama kegiatan berlangsung, peserta didik mengikuti alur pemeriksaan sesuai arahan petugas, sedangkan guru, PMR, dan mahasiswa PK membantu pendampingan serta pengaturan peserta.
Pelaksanaan pemeriksaan memberikan manfaat berupa tersedianya informasi awal mengenai kondisi kesehatan peserta didik kelas X. Pemeriksaan secara menyeluruh dapat membantu mengidentifikasi kondisi kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut serta meningkatkan kesadaran peserta didik terhadap pentingnya menjaga kesehatan. Pemeriksaan Hb bagi peserta didik perempuan juga menjadi bagian dari upaya pencegahan dan deteksi dini anemia pada remaja putri.
"Setiap tahunnya secara konsisten menggelar pemeriksaan kesehatan di MAN 2 Bantul bagi seluruh warga sekolah, baik siswa maupun bapak ibu guru. Khusus untuk siswa baru kelas X, skrining awal ini sangat krusial untuk memantau tumbuh kembang serta kesehatan mereka. Selain itu, kami juga memberikan perhatian khusus pada pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) bagi siswi kelas X guna mendeteksi secara dini serta mencegah risiko anemia pada remaja putri. Harapan kami, kegiatan ini dapat membangun kesadaran bersama akan pentingnya gaya hidup sehat di lingkungan sekolah," ungkap petugas Puskesmas di sela-sela kegiatan.
Kegiatan ini menunjukkan adanya kolaborasi antara sekolah, Puskesmas, PMR, dan mahasiswa dalam mendukung kesehatan remaja di lingkungan pendidikan. Upaya pemeriksaan kesehatan secara berkala turut mendukung SDGs 3 melalui peningkatan akses terhadap pemeriksaan kesehatan, penguatan upaya pencegahan, serta peningkatan kesadaran mengenai perilaku hidup sehat. Kondisi kesehatan yang terpantau sejak dini diharapkan dapat membantu peserta didik menjaga kebugaran sehingga mampu mengikuti proses pembelajaran dan aktivitas sekolah secara optimal.
Melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan ini, MAN 2 Bantul diharapkan dapat terus mempertahankan dan mengembangkan program kesehatan sekolah secara berkelanjutan. Peserta didik juga diharapkan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan melalui pola hidup sehat dan pemeriksaan secara berkala. Sinergi antara sekolah dan tenaga kesehatan diharapkan dapat terus diperkuat sebagai langkah nyata dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat serta mendukung terwujudnya kehidupan yang sehat dan sejahtera bagi peserta didik. (ptri & nvaa)