Skip to main content

   Indonesia   |    English

CAPTCHA
Solve this simple math problem and enter the result. E.g. for 1+3, enter 4.
Silakan masukkan jawaban pada kotak yang telah disediakan
  • Reset your password
Home

Main navigation

  • BERANDA
  • PROFIL FMIPA
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Pimpinan
    • Laporan Dekan
    • Renstra
  • KERJASAMA
    • Guest Lecturer
    • Lembaga/instansi pemerintah/non pemerintah
    • Pertukaran Mahasiswa
    • Visiting Professor
    • Laporan dan Evaluasi Kerjasama
    • Struktur Organisasi UUIK FMIPA UNY
  • DEPARTEMEN
    • Pendidikan Matematika
      • Prodi Sarjana Matematika
      • Prodi Sarjana Pendidikan Matematika
      • Prodi Sarjana Statistika
      • Program Magister Pendidikan Matematika
      • Program Doktor Pendidikan Matematika
    • Pendidikan Fisika
      • Prodi Sarjana Fisika
      • Prodi Sarjana Pendidikan Fisika
      • Program Magister Pendidikan Fisika
    • Pendidikan Kimia
      • Prodi Sarjana Kimia
      • Prodi Sarjana Pendidikan Kimia
      • Programi Magister Pendidikan Kimia
      • Program Doktor Pendidikan Kimia
    • Pendidikan Biologi
      • Prodi Sarjana Biologi
      • Prodi Sarjana Pendidikan Biologi
      • Program Magister Pendidikan Biologi
    • Pendidikan IPA
      • Prodi Sarjana Pendidikan IPA
      • Program Magister Pendidikan Sains
      • Program Doktor Pendidikan IPA
  • JURNAL
  • PENJAMINAN MUTU
  • PPID
    • Profil PPID FMIPA
    • Struktur PPID FMIPA
    • Formulir Permohonan Informasi
    • Informasi Tersedia Setiap Saat
    • Daftar Informasi Publik
    • Informasi Wajib Berkala
  • PERMOHONAN INFORMASI
  • SOP
  • ZONA INTEGRITAS DAN WBK
  • USAHA FMIPA
  • FASILITAS
  • LAYANAN

Breadcrumb

  • Home
  • ABON BEKICOT CEGAH OSTEOPOROSIS

ABON BEKICOT CEGAH OSTEOPOROSIS

By admin-fmipa | 8:10 AM WIB, Tue February 01, 2011

Indonesia yang beriklim tropis mempunyai keanekaragaman flora fauna dan sekaligus merupakan surga bagi spesies invertebrata dimana salah satu jenis invertebrata yang cukup dikenal masyarakat adalah bekicot (Achatina Fulica). Bekicot dianggap binatang yang kotor, menjijikkan dan tidak layak untuk di konsumsi bahkan kehadirannya sering dianggap musuh bagi petani karena bekicot merupakan hama yang dapat merusak tanaman, terutama pada tanaman jenis sayur-sayuran seperti mentimun, wortel, daun kol, sawi dan sebagainya. Selama ini belum ada yang menangani secara khusus untuk menjadikan bekicot mempunyai nilai daya guna tinggi, hanya ada sebagian kecil masyarakat yang memanfaatkannya yaitu diolah menjadi sate atau kripik. Sekelompok mahasiswa FMIPA UNY yaitu Arif Hidayat dan Friyatmoko Wahyu Kusumo dari jurusan pendidikan Kimia, Fajar Hidayat dari jurusan pendidikan Fisika, serta Mohammad Baihaqi dari jurusan pendidikan Matematika membuat inovasi dalam bidang pengolahan bekicot dengan menjadikannya abon yang bergizi tinggi, karena selain menghasilkan produk olahan daging yang bernilai ekonomis tinggi daging bekicot yang diolah menjadi abon bisa menjadikan produk tersebut lebih awet dan tidak menyebabkan kerusakan protein yang terkandung di dalamnya.
Arif Hidayat mengungkapkan bahwa daging bekicot tidak bisa begitu saja dikonsumsi karena mengandung lendir yang bersifat racun. “Toksik daging bekicot ini dapat dinetralkan dengan pemasakan atau penambahan asam sekaligus menghilangkan bau khas daging bekicot yang tajam, antara lain dengan cara digarami, dikopyok dalam larutan kapur sirih atau diremas-remas dengan abu setelah bekicot dilaparkan selama dua hari” katanya. “Yang paling menonjol dalam daging bekicot adalah kandungan vitamin B kompleks yang berguna untuk metabolisme asam amino, karbohidrat dan asam lemak yang aktif dalam enzim asetilase serta berperan dalam pembentukan sel darah merah. Dalam mengkonsumsi daging bekicot disarankan mengkonsumsi pula sayur-sayuran dan buah segar agar dapat meningkatkan penyerapan kalsium mengingat kandungan mineral kalsium dan fosfor dalam daging bekicot sangat tinggi”. Friyatmoko Wahyu Kusumo menambahkan bahwa setiap 100 gram daging bekicot mentah mengandung protein 57.08 gram, 3.34 gram lemak, 2.05 gram serat besar, 1.58 gram kalsium, dan 1.48 gram fosfor. Bekicot juga mengandung asam amino lebih tinggi dibandingkan telur terutama asam amino pembatas seperti Isoleusin(Ile), Leusin(Le), Lisin(Lis), Metionin(Met), Sistin(Sis), Treonin(Tr), Triptofan(Trp), dan Valin(Val). “Abon bekicot juga dapat mencegah terjadinya osteoporosis karena kandungan kalsium yang tinggi pada daging bekicot sangat bagus untuk kepadatan tulang.” lanjutnya.
    Adapun cara membuat abon bekicot seperti dijelaskan Mohammad Baihaqi yaitu daging bekicot dicuci bersih kemudian direbus hingga matang, lalu ditiriskan dan dipotong kecil-kecil. Sementara itu bumbu halus ditumis, masukkan santan dan daging bekicot lalu masak hingga kering dan diangkat. Daging bekicot ini lalu digoreng hingga kecoklatan, diangkat dan didinginkan kemudian diperas dengan kain saring hingga minyaknya keluar dan uraikan, dengan demikian abon bekicot siap dikemas. “Bumbu halus yang digunakan adalah bawang merah, bawang putih, kunyit, serai, daun jeruk, kemiri, daun salam, tumbar, gula merah, cabai rawit dan curry powder” kata Baihaqi, “Dan alat yang digunakan adalah pisau, telenan untuk memotong daging, penggiling bumbu, wajan, peniris dan kain saring untuk memeras”

Berita Lain

Post date: Tue, 03/03/2026 - 09:55
Kontribusi Nyata Mahasiswa Pendidikan Biologi UNY: Monitoring Mangrove Enam Bulan Pasca Tanam di Pantai Pesir Mendit
Post date: Mon, 03/02/2026 - 09:18
Arum Dwi Rahmawati Dosen STKIP Modern Ngawi lulus Doktor ke-15 FMIPA UNY
Post date: Tue, 02/03/2026 - 09:52
Dosen UNY Kembangkan Model Pembelajaran Digital yang Tingkatkan Keterlibatan Siswa SMP dalam Belajar Matematika
Post date: Fri, 01/30/2026 - 07:07
KISMAN Membawa Sukisman Purtadi Meraih Gelar Doktor
Post date: Wed, 01/28/2026 - 09:05
Mahasiswa Universitas Wiralodra Perdalam Teknologi Pendidikan melalui Bimtek Augmented Reality di UNY
Post date: Mon, 01/26/2026 - 17:00
Meneliti “SEKATEN” Yogyakarta, Desy Purwasih Meraih Gelar Doktor Pendidikan IPA FMIPA UNY
Post date: Fri, 01/23/2026 - 21:02
Pelantikan Pengurus Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) FMIPA UNY Tahun 2026
Post date: Sun, 01/18/2026 - 09:20
Diklat Kepala Laboratorium IPA bagi Guru-guru SMP dan SMA
Post date: Thu, 12/25/2025 - 14:05
Dedikasi dan Inovasi Akademik, Pengukuhan Dua Guru Besar Baru FMIPA UNY
Post date: Wed, 12/24/2025 - 15:03
FMIPA UNY Luluskan 149 Mahasiswa pada Wisuda UNY Periode Desember

Pagination

  • Page 1
  • Next page next ›

Fakultas di UNY

  • Fakultas Ilmu Pendidikan
  • Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
  • Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya
  • Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan
  • Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  • Fakultas Vokasi
  • Fakultas Kedokteran
  • Fakultas Psikologi
  • Fakultas Hukum
  • Sekolah Pascasarjana

Organisasi Mahasiswa

  • Dewan Pertimbangan Mahasiswa
  • Badan Eksekutif Mahasiswa
  • Himpunan Mahasiswa Matematika
  • Himpunan Mahasiswa Fisika
  • Himpunan Mahasiswa Kimia
  • Himpunan Mahasiswa Biologi
  • Himpunan Mahasiswa IPA
  • HANCALA (Pecinta Alam)
  • Haska (Kerohanian Islam)
  • SEKRUP (Teater, Seni)
  • KSI MIST (Penelitian)
  • BIONIC (UKM Pengamat Burung)
  • MIPA Creativepreneur Club

Kepala Bagian Tata Usaha, Sekretaris Tata Usaha, dan UUIK

  • Kepala Layanan Administrasi
  • Sekretaris Layanan Administrasi
  • Unit Urusan Internasional dan Kemitraan

Kontak Kami

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Jl.Colombo No. 1, Kampus  Karangmalang Yogyakarta 55281,

Telp. 0274-565411

Telp/Fax. 0274-548203

WA: 081904150765

Website: https://fmipa.uny.ac.id

Email: humas_fmipa@ uny.ac.id

Youtube: fmipaunyofficial

Instagram: fmipa_unyofficial
 

Maps: FMIPA

 

Copyright © 2026

Developed & Designed by Tim Website UNY