Skip to main content

   Indonesia   |    English

CAPTCHA
Solve this simple math problem and enter the result. E.g. for 1+3, enter 4.
Silakan masukkan jawaban pada kotak yang telah disediakan
  • Reset your password
Home

Main navigation

  • BERANDA
  • PROFIL FMIPA
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Pimpinan
    • Laporan Dekan
    • Renstra
  • KERJASAMA
  • DEPARTEMEN
    • Pendidikan Matematika
      • Prodi Sarjana Matematika
      • Prodi Sarjana Pendidikan Matematika
      • Prodi Sarjana Statistika
      • Program Magister Pendidikan Matematika
      • Program Doktor Pendidikan Matematika
    • Pendidikan Fisika
      • Prodi Sarjana Fisika
      • Prodi Sarjana Pendidikan Fisika
      • Program Magister Pendidikan Fisika
    • Pendidikan Kimia
      • Prodi Sarjana Kimia
      • Prodi Sarjana Pendidikan Kimia
      • Programi Magister Pendidikan Kimia
      • Program Doktor Pendidikan Kimia
    • Pendidikan Biologi
      • Prodi Sarjana Biologi
      • Prodi Sarjana Pendidikan Biologi
      • Program Magister Pendidikan Biologi
    • Pendidikan IPA
      • Prodi Sarjana Pendidikan IPA
      • Program Magister Pendidikan Sains
      • Program Doktor Pendidikan IPA
  • JURNAL
  • PENJAMINAN MUTU
  • PPID
    • Profil PPID FMIPA
    • Struktur PPID FMIPA
    • Formulir Permohonan Informasi
    • Informasi Tersedia Setiap Saat
    • Daftar Informasi Publik
    • Informasi Wajib Berkala
  • PERMOHONAN INFORMASI
  • SOP
  • ZONA INTEGRITAS DAN WBK
  • USAHA FMIPA
  • FASILITAS
  • LAYANAN

Breadcrumb

  • Home
  • Mahasiswa Biologi FMIPA UNY Studi Ekskursi Konservasi Penyu Pulau Serangan

Mahasiswa Biologi FMIPA UNY Studi Ekskursi Konservasi Penyu Pulau Serangan

By witono | 11:51 AM WIB, Wed January 07, 2015

Mahasiswa Prodi Biologi Reguler 2011, FMIPA UNY melaksanakan konservasi ke Turtle Education and Conservation Center (TCEC) di Serangan, Denpasar Bali. Kegiatan ini  dalam rangka study ekskursi yang dilaksanakan baru-baru ini. TCEC merupakan wahana konservasi yang diprakarsai oleh sejumlah tokoh pelestarian lingkungan di Bali, WWF, dan Pemerintah Provinsi Bali.
Dian Rahmawati, salah satu pseserta studi ekskursi mengatakan, telur penyu yang ditangkarkan di pulau serangan ini berasal dari berbagai daerah seperti Jember, Kediri, Banyuwangi, dan Alas Purwo yang dibeli dari para nelayan, biasanya pada bulan Desember, tukik didatangkan dari daerah Jember, Menubetiri (pantai Sukamade). Telur-telur ini tidak diperoleh secara gratis, melainkan dengan membeli dari penemu telur seharga Rp. 50.000,-/ butir. Penyu dapat bertelur hingga 100 butir telur dalam sekali bertelur. Telur-telur ini akan mengalami masa inkubasi selama 50 hari hingga akhirnya menetas.
Pada prosesnya, telur yang diperoleh ini kemudian diletakkan pada tepat khusus yang telah diatur sedemikian rupa sehingga menyerupai lingkungan aslinya, yaitu pasir. Pada tempat buatan ini, telur telur dengan jumlah tertentu akan dimasukkan kedalam lubang dan kemudian ditimbun dengan pasir, kemudian pada pagian pinggir lubangnya diberikan jaring yang terbuat dari kawat dan diberikan tanda yang menunjukkan waktu telur mulai ditimbun. Hal ini dilakukan supaya tukik yang nantinya telah menetas tidak saling bercampur dengan kelompok telur lainnya .
“Setiap harinya penangkaran ini melepaskan 10-20 ekor tukik ke pantai dengan melalui kegiatan adopsi yang dilakukan para wisatawan, yaitu dengan cara setiap wisatawan yang diharuskan membanyar sebesar 10 dollar untuk setiap ekornya, yang kemudian tukik yang mereka beli ini nantinya akan dilepas ke laut. Rata-rata dalam setahun sebanyak 6000-7000 tukik telah dilepas ke laut. Pada proses pelepasan, tukik yang telah dilepaskan secara alamiah akan segera menuju kearah laut,” terang Dian.
Perlu diperhatikan bahwa pada saat pelepasan ini adalah tukik tidak boleh dipegang kembali jika tukik tersebut justru tidak berjalan kearah pantai. Hal ini dilakukan supaya tukik dapat mengenali medan magnet bumi, sehingga memudahkan ia kembali ketempat asalnya ketika akan bertelur. Penyu yang siap bertelur biasanya ketika usia 12-15 tahun, dalam satu kali peneluran, penyu dapat menghasilkan 100-300 butir telur yang terjadi mulai bulan April sampai Agustus.
Dijelaskan juga bahwa penyu di pulau Serangan ada 3 jenis, antara lain Penyu Hijau, Penyu Sisik, dan Penyu Lekang. Ciri morfologi masing-masing penyu berbeda setiap spesies. Ciri yang membedakannya adalah warna dan motif cangkangnya.
Ditambahkan juga, faktor-faktor yang mempengaruhi penetasan telur penyu adalah suhu, proses relokasi, dan predator. Tinggi-rendahnya suhu akan mempengaruhi jenis kelamin dari tukik tersebut Suhu normal penetasan penyu 30-38°C. Telur yang menetas pada suhu ˂30°C selama 60-70 hari akan menjadi penyu jantan. Saat di penangkaran, daya tetas telur tidak setinggi jika dibandingkan dengan di habitat asli tanpa relokasi yakni sebesar 40-60% saja. Namun jika telur tersebut dibiarkan menetas secara alami, maka daya tetas telur dapat mencapai 80%. (witono).
 

Berita Lain

Post date: Tue, 03/10/2026 - 12:38
Kolaborasi Departemen Pendidikan Biologi FMIPA UNY dalam FMN – OCELOTS 2025-2026 untuk Mengembangkan Modul Elektronik Ekosistem Terumbu Karang
Post date: Thu, 03/05/2026 - 10:18
Yudisium FMIPA UNY Periode Februari 2026: Langkah Awal Lulusan Menuju Dunia Profesional
Post date: Wed, 03/04/2026 - 14:22
Learn, Act, Recover: Aksi Mahasiswi Pendidikan Biologi UNY Dukung Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang
Post date: Tue, 03/03/2026 - 09:55
Kontribusi Nyata Mahasiswa Pendidikan Biologi UNY: Monitoring Mangrove Enam Bulan Pasca Tanam di Pantai Pesir Mendit
Post date: Mon, 03/02/2026 - 09:18
Arum Dwi Rahmawati Dosen STKIP Modern Ngawi lulus Doktor ke-15 FMIPA UNY
Post date: Tue, 02/03/2026 - 09:52
Dosen UNY Kembangkan Model Pembelajaran Digital yang Tingkatkan Keterlibatan Siswa SMP dalam Belajar Matematika
Post date: Fri, 01/30/2026 - 07:07
KISMAN Membawa Sukisman Purtadi Meraih Gelar Doktor
Post date: Wed, 01/28/2026 - 09:05
Mahasiswa Universitas Wiralodra Perdalam Teknologi Pendidikan melalui Bimtek Augmented Reality di UNY
Post date: Mon, 01/26/2026 - 17:00
Meneliti “SEKATEN” Yogyakarta, Desy Purwasih Meraih Gelar Doktor Pendidikan IPA FMIPA UNY
Post date: Fri, 01/23/2026 - 21:02
Pelantikan Pengurus Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) FMIPA UNY Tahun 2026

Pagination

  • Page 1
  • Next page next ›

Fakultas di UNY

  • Fakultas Ilmu Pendidikan
  • Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
  • Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya
  • Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan
  • Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  • Fakultas Vokasi
  • Fakultas Kedokteran
  • Fakultas Psikologi
  • Fakultas Hukum
  • Sekolah Pascasarjana

Organisasi Mahasiswa

  • Dewan Pertimbangan Mahasiswa
  • Badan Eksekutif Mahasiswa
  • Himpunan Mahasiswa Matematika
  • Himpunan Mahasiswa Fisika
  • Himpunan Mahasiswa Kimia
  • Himpunan Mahasiswa Biologi
  • Himpunan Mahasiswa IPA
  • HANCALA (Pecinta Alam)
  • Haska (Kerohanian Islam)
  • SEKRUP (Teater, Seni)
  • KSI MIST (Penelitian)
  • BIONIC (UKM Pengamat Burung)
  • MIPA Creativepreneur Club

Kepala Bagian Tata Usaha, Sekretaris Tata Usaha, dan UUIK

  • Kepala Layanan Administrasi
  • Sekretaris Layanan Administrasi
  • Unit Urusan Internasional dan Kemitraan

Kontak Kami

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Jl.Colombo No. 1, Kampus  Karangmalang Yogyakarta 55281,

Telp. 0274-565411

Telp/Fax. 0274-548203

WA Uji Lab :  085260448846

WA: 081904150765

Website: https://fmipa.uny.ac.id

Email: humas_fmipa@ uny.ac.id

Youtube: fmipaunyofficial

Instagram: fmipa_unyofficial
 

Maps: FMIPA

 

Copyright © 2026

Developed & Designed by Tim Website UNY