Skip to main content

   Indonesia   |    English

CAPTCHA
Solve this simple math problem and enter the result. E.g. for 1+3, enter 4.
Silakan masukkan jawaban pada kotak yang telah disediakan
  • Reset your password
Home

Main navigation

  • BERANDA
  • PROFIL FMIPA
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi
    • Pimpinan dan Tupoksi
    • Laporan Dekan
    • Struktur Organisasi
    • Renstra
  • DEPARTEMEN
    • Pendidikan Matematika
      • Prodi Sarjana Matematika
      • Prodi Sarjana Pendidikan Matematika
      • Prodi Sarjana Statistika
      • Program Magister Pendidikan Matematika
      • Program Doktor Pendidikan Matematika
    • Pendidikan Fisika
      • Prodi Sarjana Fisika
      • Prodi Sarjana Pendidikan Fisika
      • Program Magister Pendidikan Fisika
    • Pendidikan Kimia
      • Prodi Sarjana Kimia
      • Prodi Sarjana Pendidikan Kimia
      • Programi Magister Pendidikan Kimia
      • Program Doktor Pendidikan Kimia
    • Pendidikan Biologi
      • Prodi Sarjana Biologi
      • Prodi Sarjana Pendidikan Biologi
      • Program Magister Pendidikan Biologi
    • Pendidikan IPA
      • Prodi Sarjana Pendidikan IPA
      • Program Magister Pendidikan Sains
      • Program Doktor Pendidikan IPA
  • KERJASAMA
  • JURNAL
  • PENJAMINAN MUTU
  • PPID
    • Profil PPID FMIPA
    • Struktur PPID FMIPA
    • Formulir Permohonan Informasi
    • Informasi Tersedia Setiap Saat
    • Daftar Informasi Publik
    • Informasi Wajib Berkala
  • PERMOHONAN INFORMASI
  • SOP
  • ZI dan WBK
  • USAHA FMIPA
  • FASILITAS
  • LAYANAN

Breadcrumb

  • Home
  • ANALISIS KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN BAWAH TEGAKAN PINUS DI KEBUN RAYA BATURRADEN

ANALISIS KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN BAWAH TEGAKAN PINUS DI KEBUN RAYA BATURRADEN

By witono | 8:51 AM WIB, Mon January 09, 2017
Mahasiwa Jurusan Pendidikan Biologi 2013 Kelas A yang terdiri Ainun Nasikhah, Noni Wulandari, Aisyah Rahmawati dan Galuh Ajeng Antasari  melaksanakan studi ekskursi ke Kebun Raya Baturraden, Purwokerto 18-19/11/16.
Galuh menerangkan, di Kebun Raya Baturraden mereka melakukan analisis vegetasi tentang keanekaragaman tumbuhan bawah tegakan Pinus berdasarkan ketinggian tempatnya. Penelitian ini dilakukan dengan teknik plot yang berukuran 2x2 meter. Plot dibuat di dua tempat dengan ketinggian berbeda yaitu 700 mdpl dan 800 mdpl. Kami menentukan ketinggian tempat ini berdasarkan keberadaan Tumbuhan Pinus di Kebun Raya Baturraden. Tumbuhan Pinus pertama ditemukan pada ketinggian 700 mdpl kemudian batas tertinggi ditemukannya tumbuhan Pinus adalah pada ketinggian 800 mdpl.
 Berdasarkan hasil pengamatan, lanjut Galuh, terdapat 14 jenis tumbuhan bawah pada tegakan pinus di ketinggian 700 mdpl dan pada ketinggian 800 mdpl ditemukan 12 jenis tanaman. Total jumlah jenis yang ditemukan pada ketinggian 700 mdpl dan 800 mdpl sebanyak 20 jenis dari 14 famili. Dari total 20 jenis, sebanyak 6  jenis selalu dijumpai pada kedua ketinggian yaitu seruni, harendong bulu, kaliandra, nephrolepis, rumput setaria dan sellaginella. Adanya jenis-jenis yang sama pada kedua tegakan menunjukan bahwa jenis-jenis ini kemungkinan memiliki batas toleransi yang cukup luas terhadap intensitas cahaya.
Perbedaan intensitas cahaya ini juga dapat menyebabkan adanya jenis-jenis tertentu yang hanya dijumpai pada salah satu tegakan. Seperti pagonantherium, ficus, rapidophora, rumput tembagan, kopi, syzygium yang hanya ditemukan pada ketinggian 800 mdpl. Sedangkan prumpung, pacing, paku andam brete, paku diksonia, cyathea dan krisan hanya dijumpai pada ketinggian 700 mdpl. Hal ini dikarenakan jenis-jenis tersebut merupakan jenis-jenis yang memiliki batas toleransi yang sempit terhadap intensitas cahaya. Sehingga adanya perbedaan ketinggian pada kedua tegakan menyebabkan jenis-jenis tersebut hanya dijumpai pada salah satu tegakan.
“Berdasarkan analisis dominasi jenis,  tumbuhan seruni (Wedelia sp) merupakan jenis yang paling dominan pada kedua area. Berturut-turut jenis yang dominan pada tegakan di area terendah yaitu harendong bulu/Clidemia (17, 82%), Kaliandra/ Calliandra (16,25 %) dan Nephrolepis (12,5%). Sedangkan pada tegakan di area tertinggi yaitu rumput tembagan/Oplismenus (16,03 %), Syzygium (14, 09 %) dan Calliandra (14, 20 %)”, jelasnya.
Dari keempat jenis tumbuhan yang dominan pada masing-masing tegakan, terdapat dua jenis tumbuhan yang selalu dijumpai pada kedua tegakan, yaitu tumbuhan seruni (Wedelia) dan kaliandra (Calliandra). Dominannya kedua jenis tumbuhan ini pada kedua tegakan membuktikan bahwa tumbuhan seruni dan kaliandra memiliki toleransi yang cukup luas terhadap faktor-faktor lingkungan yang berpengaruh, utamnaya adalah naungan pada tegakan pinus. Model tajuk yang tipis pada pohon pinus menyebabkan cahaya matahari dapat menembus ke bawah menjadi faktor yang mendukung.
Ditambahkan, berdasarkan analisis keanekaragaman jenis, tingkat keanekaragaman jenis pada teggakan pinus area terendah (700 mdpl) dan area tertinggi (800 mdpl) tergolong rendah. Nilai indeks keanekaragaman tersebut menunjukkan bahwa kelimpahan jenis dan individu tumbuhan bawah lebih besar pada tegakan pinus di area terndah dengan ketinggian 700 mdpl. Hal ini disebabkan karena ketinggian tempat sehingga pada tegakan di area terendah memiliki jenis-jenis yang selang toleransinya lebih besar terhadap cahaya. (witono)
 

Berita Lain

Post date: Wed, 09/09/2026 - 13:30
Sulap Sampah Dapur jadi Nanomaterial: Tim Research Group Nanomaterial dan Kebumian UNY Berdayakan Ibu-Ibu PKK Warungboto Wujudkan Zero Waste Community
Post date: Wed, 09/09/2026 - 12:21
FMIPA UNY dan SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta Perkuat Kolaborasi Riset dan Pendampingan Program Pendampingan Karya Ilmiah
Post date: Tue, 09/08/2026 - 17:52
Penerapan Budaya 5S dalam Membangun Lingkungan Sekolah yang Berkarakter
Post date: Tue, 09/08/2026 - 17:47
Praktikum Enzim Katalase Hadirkan Pembelajaran Biologi Kontekstual bagi Murid SMAN 1 Pengasih
Post date: Tue, 09/08/2026 - 17:41
Inovasi Pembelajaran Biologi: Mahasiswa PK UNY Integrasikan SDGs Lewat Proyek Scrapbook di SMAN 1 Wonosari
Post date: Tue, 09/08/2026 - 12:06
“Mengapa Kita Bisa Merasa Lelah?” Murid SMA Negeri 1 Turi Pahami Hubungan Kelelahan, Pola Tidur, dan Pembelajaran
Post date: Mon, 09/07/2026 - 15:34
Dari Struktur Virus hingga Pencegahan Penyakit, Pembelajaran Biologi di SMA Negeri 2 Klaten
Post date: Mon, 09/07/2026 - 11:29
Inovasi Mahasiswa FMIPA UNY: Rekayasa Limbah Daun Bambu Jadi Spons Penghenti Pendarahan Masif Berbasis Nanoteknologi
Post date: Mon, 09/07/2026 - 09:16
Mahasiswa UNY Pembelajaran Fotosintesis Berbasis Discovery Learning Melalui Uji Sachs dan Uji Ingenhousz di SMA Negeri 1 Klaten
Post date: Sun, 09/06/2026 - 10:08
MENCINTAI ALAM MELALUI PEMBELAJARAN KEANEKARAGAMAN HAYATI DI SMA NEGERI 1 PRAMBANAN SLEMAN

Pagination

  • Page 1
  • Next page next ›

Fakultas di UNY

  • Fakultas Ilmu Pendidikan
  • Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
  • Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya
  • Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan
  • Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  • Fakultas Vokasi
  • Fakultas Kedokteran
  • Fakultas Psikologi
  • Fakultas Hukum
  • Sekolah Pascasarjana

Organisasi Mahasiswa

  • Dewan Pertimbangan Mahasiswa
  • Badan Eksekutif Mahasiswa
  • Himpunan Mahasiswa Matematika
  • Himpunan Mahasiswa Fisika
  • Himpunan Mahasiswa Kimia
  • Himpunan Mahasiswa Biologi
  • Himpunan Mahasiswa IPA
  • HANCALA (Pecinta Alam)
  • Haska (Kerohanian Islam)
  • SEKRUP (Teater, Seni)
  • KSI MIST (Penelitian)
  • BIONIC (UKM Pengamat Burung)
  • MIPA Creativepreneur Club

Kepala Bagian Tata Usaha, Sekretaris Tata Usaha, dan UUIK

  • Kepala Layanan Administrasi
  • Sekretaris Layanan Administrasi
  • Unit Urusan Internasional dan Kemitraan

Kontak Kami

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Jl.Colombo No. 1, Kampus  Karangmalang Yogyakarta 55281,

Telp. 0274-565411

Telp/Fax. 0274-548203

WA Uji Lab :  0882021417778

WA: 081904150765

Website: https://fmipa.uny.ac.id

Email: humas_fmipa@ uny.ac.id

Youtube: fmipaunyofficial

Instagram: fmipa_unyofficial
 

Maps: FMIPA

 

Copyright © 2026

Developed & Designed by Tim Website UNY