Mahasiswa Biologi angkatan 2011, FMIPA UNY mengamati flora dilakukan di Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur pada tanggal 18-20/12/14. Flora yang diamati yaitu Acacia nilotica sebagai Invantif Savana yang ada di Taman Nasioanal Baluran. Mahasiswa tersebut yaitu Rizky Diah Aryani, Husnatun Nihayah, Rizky Yuniantari, Rifqi Nur Hidayatullah dan Putu Wira Bumi.
Savana identik dengan Afrika. Namun ternyata di Indonesia juga terdapat savana atau padang rumput yang hampir mirip dengan savana yang ada di Benua Afrika. Daya tarik ekologi savana ini menarik minat mahasiswa Biologi FMIPA UNY untuk melihat dan mengobservasi makhluk hidup serta interaksinya yang ada di Savana Bekol, Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur.
Mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi FMIPA UNY melakukan pengamatan keanekaragaman dan kelimpahan relatif burung diurnal di jalur Savana Bekol - hutan pantai Bama Taman Nasional Baluran Situbondo Jawa Timur, 18/12/14. Para mahasiswa tersebut yaitu Jalu Prianggodo, Nurrohman Eko P. , Ariani Anugrah P. , Eky Rakhmawati, dan Dian Larasati.
Ekosistem hutan musim merupakan ekosistem hutan campuran yang berada di daerah beriklim muson (monsoon), yaitu daerah dengan perbedaan antara musim kering dan basah yang jelas. Salah satu ekosistem hutan musim yang ada di Indonesia adalah Hutan Musim Taman Nasional Bali Barat. Ekosistem Hutan Musim di Taman Nasional Bali Barat (TNBB) merupakan salah satu ekosistem darat yang berupa ekosistem asli dengan berbagai keanekaragaman flora dan fauna.
Tim dari FMIPA UNY berhasil menjadi pemakalah internasional dalam acara 2nd International Postgraduate Conference on Science and Mathematics (IPCSM) di Universiti Pendidikan Sultan Idris di Tanjong Malim, Malaysia, baru-baru ini.
Taman Nasional Bali Barat (TNBB) merupakan salah satu kawasan pelestarian alam di Bali yang memiliki ekosistem yang unik, yaitu perpaduan antara ekosistem darat dan ekosistem laut. Ekosistem darat ini meliputi hutan musim, hutan hujan dataran rendah, savana, dan hutan pantai. Informasi dan studi tentang keanekaragaman jenis tumbuhan bawah, terutama di hutan musim di kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB) masih sangat kurang.
Teh, minuman ini merupakan salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi di berbagai Negara dengan cara diseduh. Setelah diminum airnya, umumnya ampas seduhan teh menjadi limbah dan dibuang begitu saja. Ternyata ampas dari seduhan teh mengandung polifenol, kandungan antioksidan yang membuat minuman ini begitu sakti, tetap tinggal dalam ampas teh.
Mahasiswa Prodi Biologi 2011, FMIPA UNY sebanyak 32 orang melaksanakan Studi Ekskursi ke Taman Nasional Baluran yang berada di Baluran, Jawa Timur. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 18-20/12/14 dengan dibagi berbagai kelompok untuk mengamati berbagai flora ataupun fauna yang ada di Taman Nasional Baluran, salah satunya mengamati rusa timor (Cervus timorensis) yang merupakan rusa asli Indonesia.
Labu siam (Sechium edule) merupakan sayuran yang cukup familiar bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Labu siam dikenal dengan beberapa sebutan, seperti labu jipang (Jawa Tengah), manisah (Jawa Timur), serta waluh siam (Jawa Barat). Dalam kehidupan sehari-hari, labu siam dikenal sebagai sayuran buah yang menyehatkan. Buahnya bisa dimasak sebagai lalapan, sayur lodeh, oseng-oseng, atau sayur asam.
Kehidupan dan perilaku kera hitam (Tracyphitchecus auratus) yang ada di Taman Nasional Bali Barat rupanya menarik minat mahasiswa Biologi FMIPA UNY untuk melaksanakan pengamatan disana. Pengamatan dilaksanakan dalam rangka studi ekskursi dilaksanakan belum lama ini. Para mahasiswa tersebut terdiri dari Trisnani Alif, Siti Shofiyati, Futicha Sirrulhayati Muna, dan Ramsi Widya Pujiarti.