Gunungkidul – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) UKMF MIPA Debate Club (MDC) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan Sosialisasi Literasi Keuangan bertajuk “Waspada Investasi dan Pinjaman Online Ilegal” pada Kamis, 31 Juli 2026, di Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Purwosari, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Program Griya Reksa yang berfokus pada penguatan ketahanan keluarga melalui peningkatan literasi keuangan masyarakat.
Sosialisasi diikuti oleh kader Tim Penggerak PKK, kader Posyandu, kader Keluarga Berencana (KB), kader Bina Keluarga Balita, kader Bina Keluarga Remaja, kader Bina Keluarga Lansia, serta pamong Kalurahan Giripurwo. Turut hadir Lurah Giripurwo Supriyadi, Carik Kalurahan Giripurwo Sri Rahayu, S.IP., dan Ketua PKK Kalurahan Giripurwo Supriyanti. Kegiatan ini juga mendapat perhatian dari berbagai pihak dan diliput langsung oleh TVRI Yogyakarta.
Hadir sebagai narasumber, Muhammad Abdi Munsyii Julaytenth, Pengawas Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK, menyampaikan pentingnya memahami fungsi OJK sebagai lembaga yang bertugas mengatur, mengawasi, dan melindungi konsumen di sektor jasa keuangan. Melalui edukasi yang berkelanjutan, OJK berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat agar mampu mengambil keputusan keuangan yang tepat dan terhindar dari berbagai aktivitas keuangan ilegal.
Dalam sesi materi, peserta diajak memahami pentingnya perencanaan keuangan keluarga sebagai fondasi menuju kondisi keuangan yang sehat dan berkelanjutan. Narasumber menjelaskan bahwa pengelolaan keuangan yang baik tidak hanya berkaitan dengan besarnya pendapatan, tetapi juga kemampuan mengatur pengeluaran, menabung, serta menentukan prioritas kebutuhan. Peserta juga dikenalkan pada konsep profil risiko sebagai dasar dalam memilih instrumen investasi yang sesuai dengan kemampuan dan tujuan keuangan masing-masing.
Topik yang paling menarik perhatian peserta adalah pembahasan mengenai maraknya pinjaman online ilegal dan investasi bodong yang semakin banyak menyasar masyarakat. Narasumber menjelaskan berbagai ciri layanan keuangan ilegal, mulai dari penawaran melalui pesan singkat atau media sosial, proses pencairan yang tidak transparan, hingga praktik penagihan yang melanggar etika. Peserta diimbau untuk selalu memeriksa legalitas perusahaan jasa keuangan sebelum melakukan transaksi dan tidak mudah tergiur oleh tawaran keuntungan tinggi dalam waktu singkat.
Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai berbagai bentuk kejahatan keuangan digital yang berkembang seiring kemajuan teknologi. Beberapa modus yang dibahas antara lain penipuan dengan mengatasnamakan lembaga resmi, pemalsuan bukti transfer, penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan (AI), serta berbagai bentuk social engineering yang memanfaatkan kelengahan korban untuk memperoleh data pribadi maupun akses keuangan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, masyarakat didorong untuk selalu memverifikasi informasi, menjaga kerahasiaan data pribadi, serta lebih kritis terhadap berbagai tawaran yang diterima melalui platform digital.
Sebagai bentuk perlindungan konsumen, narasumber juga memperkenalkan berbagai layanan pengaduan dan kanal informasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat apabila menemukan aktivitas keuangan ilegal atau menjadi korban penipuan. Dengan memahami akses layanan tersebut, masyarakat diharapkan mampu mengambil langkah yang tepat ketika menghadapi permasalahan di sektor jasa keuangan.
Melalui kegiatan ini, para kader dan pamong Kalurahan Giripurwo diharapkan dapat menjadi agen literasi keuangan di lingkungan masing-masing. Pengetahuan yang diperoleh tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri dan keluarga, tetapi juga dapat disebarluaskan kepada masyarakat sehingga semakin banyak warga yang terhindar dari risiko pinjaman online ilegal, investasi bodong, maupun berbagai bentuk kejahatan keuangan digital.
Kolaborasi antara Tim PPK Ormawa UKMF MIPA Debate Club FMIPA UNY dan OJK menjadi wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan lembaga negara dalam meningkatkan kapasitas masyarakat. Melalui penguatan literasi keuangan yang berkelanjutan, Program Griya Reksa diharapkan mampu mendukung terwujudnya keluarga yang lebih cerdas, mandiri, dan tangguh secara ekonomi di Kalurahan Giripurwo.
PPK Ormawa FMIPA UNY Gandeng OJK Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat Giripurwo
Berita Lain
Post date:
Post date:
Post date: