Pembelajaran biologi materi keanekaragaman hayati di SMA Negeri 1 Mlati tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Siswa kelas X A, B, C dan D melakukan observasi tumbuhan secara langsung di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran biologi sekaligus upaya menumbuhkan kepedulian siswa terhadap keberadaan dan kelestarian keanekaragaman hayati di lingkungan sekitar.
Audina Dwi Ramadhani, mahasiswa Pendidikan Biologi FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta yang sedang melaksanakan Praktik Kependidikan di sekolah tersebut mengatakan, dalam kegiatan tersebut, siswa melakukan pengamatan secara berkelompok di berbagai area SMA Negeri 1 Mlati. Setiap kelompok mencari dan mengidentifikasi berbagai tumbuhan yang ditemukan di lingkungan sekolah, kemudian mencatat karakteristik dan kondisi tumbuhan tersebut beserta nama ilmiahnya. Siswa juga mengamati keberadaan tumbuhan di lingkungan sekitarnya sehingga dapat memahami secara langsung bahwa keanekaragaman hayati dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan sekolah.
“Kegiatan observasi tersebut tidak hanya mengidentifikasi tumbuhan, siswa juga diminta untuk mendiskusikan upaya strategis untuk melestarikan tumbuhan tersebut. Berdasarkan hasil pengamatan, siswa mendiskusikan berbagai upaya yang dapat dilakukan, seperti menjaga kebersihan lingkungan, merawat tanaman, melakukan penyiraman secara teratur, tidak merusak atau memetik tumbuhan sembarangan, serta menjaga area hijau di lingkungan sekolah”, jelasnya.
Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna karena siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai keanekaragaman hayati melalui teori, tetapi juga belajar mengenali kondisi lingkungan secara langsung. Melalui proses pengamatan dan diskusi, siswa didorong untuk menyadari bahwa keberadaan tumbuhan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan mendukung kehidupan berbagai organisme.
Dikatakan, kegiatan observasi ini menjadi langkah sederhana dalam membangun kesadaran dan tanggung jawab generasi muda terhadap pelestarian lingkungan. Siswa diajak untuk tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga memikirkan tindakan nyata yang dapat dilakukan untuk menjaga tumbuhan dan lingkungan di sekitarnya. Dengan demikian, pembelajaran Biologi dapat menjadi sarana untuk membangun kebiasaan peduli lingkungan sejak dari lingkungan sekolah.
Kegiatan ini juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) ke-15, yaitu Life on Land (Ekosistem Daratan) yang berkaitan dengan perlindungan dan pelestarian ekosistem daratan serta keanekaragaman hayati. Pengenalan keanekaragaman tumbuhan sejak di bangku sekolah menjadi salah satu langkah untuk menumbuhkan generasi yang memiliki pengetahuan, kepedulian, dan kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
“Melalui kegiatan sederhana yang dimulai dari lingkungan sekolah, siswa kelas X A, B, C, dan D di SMA Negeri 1 Mlati belajar bahwa pelestarian keanekaragaman hayati bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau lembaga tertentu, tetapi dapat dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan bersama. Mengenali tumbuhan, memahami manfaatnya, merawat keberadaannya, dan menjaga lingkungan menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap bumi”, tambahnya. (dina)
Menumbuhkan Kepedulian Terhadap Keanekaragaman Hayati Melalui Observasi Tumbuhan di Lingkungan SMA Negeri 1 Mlati
Berita Lain
Post date:
Post date:
Post date:
Post date: