Kegiatan edukasi mengenai gangguan sistem peredaran darah dilaksanakan oleh mahasiswa PK (Praktik Kependidikan) di SMP Negeri 1 Tempel pada 4 September 2026. Kegiatan ini ditujukan kepada peserta didik kelas VIII D sebagai bagian dari pembelajaran IPA yang mengintegrasikan pengetahuan dengan kepedulian terhadap kesehatan. Kegiatan dilaksanakan melalui metode window shopping, yaitu peserta didik mengunjungi dan mempelajari hasil karya kelompok lain mengenai berbagai gangguan sistem peredaran darah. Kegiatan ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) yang mendorong peningkatan kesadaran kesehatan serta penyelenggaraan pendidikan yang aktif dan bermakna.
Kegiatan bertujuan untuk membantu peserta didik memahami berbagai jenis gangguan sistem peredaran darah, penyebab, gejala, serta upaya pencegahannya. Dalam pelaksanaannya, peserta didik bekerja secara berkelompok untuk mengidentifikasi salah satu gangguan peredaran darah, kemudian menyusun informasi tersebut dalam bentuk media visual. Setelah menyelesaikan hasil kerja, setiap kelompok mempresentasikan dan memajang hasilnya, sementara kelompok lain melakukan window shopping dengan mengunjungi setiap hasil karya untuk memperoleh informasi dan memberikan tanggapan. Materi yang dibahas meliputi anemia, hipertensi, hipotensi, varises, aterosklerosis, stroke, leukemia, dan talasemia. Kegiatan melibatkan mahasiswa PK sebagai fasilitator serta peserta didik kelas VIII D sebagai sasaran utama kegiatan.
Kegiatan window shopping memberikan pengalaman belajar yang lebih aktif dan membuat peserta didik terlibat langsung selama proses pembelajaran. Mereka memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai berbagai gangguan peredaran darah sekaligus mengetahui langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegahnya, seperti menjaga pola makan, beraktivitas fisik, dan menerapkan pola hidup sehat. Dari sisi SDG 3, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran kesehatan sejak usia sekolah. Sementara itu, penerapan pembelajaran yang melibatkan diskusi, kerja kelompok, pengolahan informasi, dan berbagi hasil belajar mendukung SDG 4 melalui terciptanya proses pendidikan yang aktif dan berpusat pada peserta didik. Kegiatan ini juga memperkuat SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kerja sama antara mahasiswa PK, guru, dan peserta didik dalam menciptakan pembelajaran yang bermanfaat..
Melalui kegiatan edukasi ini, diharapkan peserta didik dapat terus menerapkan pengetahuan tentang kesehatan dalam kehidupan sehari-hari serta membangun kebiasaan hidup yang lebih sehat. Kegiatan serupa juga diharapkan dapat terus dikembangkan dalam pembelajaran berikutnya dengan menghadirkan aktivitas yang interaktif dan kontekstual, sehingga pembelajaran tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga mampu menumbuhkan kepedulian, keterampilan, dan perilaku hidup sehat pada peserta didik.
Dari Pengetahuan Menjadi Kepedulian: Edukasi Gangguan Peredaran Darah melalui Windows Shopping di SMP Negeri 1 Tempel
Berita Lain
Post date:
Post date:
Post date:
Post date: