Skip to main content

   Indonesia   |    English

CAPTCHA
Solve this simple math problem and enter the result. E.g. for 1+3, enter 4.
This question is for testing whether or not you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.
  • Reset your password

Main Menu - En

  • HOME
  • PROFILE
  • DEPARTMENT
    • Chemistry Education Departement
      • Chemistry Education Study Program
      • Chemistry Study Program
    • Mathematics Education Department
      • Mathematics Education Study Program
      • Mathematics Study Program
      • Statistics Study Program
      • Master of Mathematics Education
    • Physics Education Department
      • Physics Education Study Program
      • Physics Study Program
    • Biology Education Department
      • Biology Education Study Program
      • Biology Study Program
    • Natural Sciences Department
  • ADMISSION
  • CONTACT US

Breadcrumb

  • Home
  • NUGGET KEONG EMAS

NUGGET KEONG EMAS

By admin-fmipa | 12:08 PM WIB, Mon November 15, 2010

Keong mas atau disebut oleh sebagian masyarakat sebagai siput murbai (Pomacea canaliculata Lamarck) merupakan salah satu ancaman bagi petani karena dapat menghabiskan tanaman padi muda dalam waktu semalam. Fertilitas yang tinggi dipadu siklus hidup yang pendek mampu membuat hewan ini bereproduksi dengan cepat dan adaptif terhadap lingkungan sekitarnya. Dalam kondisi lapang 6 ekor keong mas per meter persegi mampu mengurangi hasil panen sebanyak 15% dan kerusakan yang ditimbulkan berlangsung hingga 50 hari setelah penanaman. Namun dibalik keberingasannya keong emas menyimpan kandungan gizi yang tidak dapat disepelekan, bahkan hampir 40% berat tubuhnya terdiri dari protein yang merupakan zat pembangun makhluk hidup. Keong mas juga diketahui mengandung asam omega 3, 6 dan 9. Dari fakta inilah mahasiswa jurusan pendidikan biologi FMIPA UNY Retno Atun Khasanah, Nur Hidayah dan Saryana mahasiswa jurusan kimia FMIPA UNY mengolah keong emas yang mampu menarik perhatian masyarakat, bernilai ekonomis, mudah dibuat, praktis dan tidak merusak lingkungan yaitu dalam bentuk nugget.
Retno Atun Khasanah mengatakan di beberapa daerah keong mas diolah menjadi berbagai jenis masakan seperti sate, pepes, sambal keong, hingga kecap keong. Namun rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengonsumsian keong mas bisa jadi karena rasa jijik yang terkait hasil olahan keong mas. ”Oleh karena itu kami mencoba mengolah keong emas menjadi nugget yang merupakan bentuk produk olahan daging yang terbuat dari daging giling yang dicetak dalam bentuk potongan empat persegi. Potongan ini kemudian dilapisi tepung berbumbu. Produk nugget dapat dibuat dari daging sapi, ayam, ikan dan lain-lain, tetapi yang populer di masyarakat adalah nugget ayam.” lanjutnya.
Menurut Nur Hidayah bahan yang digunakan dalam pembuatan nugget keong mas adalah daging keong mas 500 gram, garam secukupnya, benzoat 0,5%, tepung maizena 50 gram, tepung roti 200 gram, CMC 0,5%, bumbu nugget ikan (bawang putih, bawang merah, merica, pala, penyedap rasa, gula), telur 7 butir, ragi instan 1 sendok teh dan pelembut kue 2 sendok makan.  Sedangkan alat yang digunakan adalah pisau, timbangan, blender, baskom, sendok pengaduk, cetakan adonan, dandang, freezer, dan kompor. Langkah pertama yaitu memilih dan membersihan keong mas yang akan digunakan. Daging keong lalu dibekukan dan digiling. Setelah halus lalu dicampur dengan bahan-bahan lainnya kemudian dicetak dan dikukus selama 30 menit. Sebelum digoreng hingga kecoklatan adonan nugget dilumuri dengan telur dan tepung roti. ”Nugget keong emas ini memiliki potensi gizi yang tinggi karena mengandung zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh seperti: protein, lemak, mineral dan vitamin. Selain itu kandungan kalsiumnya pun cukup tinggi sehingga nugget ini dapat dianjurkan untuk dikonsumsi bagi semua kalangan; anak-anak, remaja, dewasa maupun orang tua. Bagi anak-anak kalsium dan protein sangat mendukung pertumbuhan dan perkembangannya. Sedangkan bagi orang tua kalsium berperan dalam mencegah osteoporosis.” imbuh Saryanta

Fakultas di UNY

  • Fakultas Ilmu Pendidikan
  • Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
  • Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya
  • Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan
  • Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  • Fakultas Vokasi
  • Fakultas Kedokteran
  • Fakultas Psikologi
  • Fakultas Hukum
  • Sekolah Pascasarjana

Organisasi Mahasiswa

  • Dewan Pertimbangan Mahasiswa
  • Badan Eksekutif Mahasiswa
  • Himpunan Mahasiswa Matematika
  • Himpunan Mahasiswa Fisika
  • Himpunan Mahasiswa Kimia
  • Himpunan Mahasiswa Biologi
  • Himpunan Mahasiswa IPA
  • HANCALA (Pecinta Alam)
  • Haska (Kerohanian Islam)
  • SEKRUP (Teater, Seni)
  • KSI MIST (Penelitian)
  • BIONIC (UKM Pengamat Burung)
  • MIPA Creativepreneur Club

Kepala Bagian Tata Usaha, Sekretaris Tata Usaha, dan UUIK

  • Kepala Layanan Administrasi
  • Sekretaris Layanan Administrasi
  • Unit Urusan Internasional dan Kemitraan

Contact Us

Faculty of Mathematics and Natural Sciences

Colombo Street No. 1 Yogyakarta 55281,

Phone:  +62274-565411
FAX. +62274-548203
Email: humas_fmipa@uny.ac.id

Copyright © 2026

Developed & Designed by Tim Website UNY